Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Hidung manusia dapat mendeteksi 1 triliun bau

Hidung manusia dapat mendeteksi 1 triliun bau

Washington-KoPi|Hidung manusia mampu membedakan setidaknya 1 triliun bau yang berbeda adalah sebuah penemuan di Amerika Serikat yang diterbitkan Maret tahun lalu.

Sementara manusia mampu membedakan beberapa juta warna nada yang berbeda, tapi para peneliti mengatakan bahwa mereka baru mampu membedakan 10.000 bau yang berbeda setelah beberapa tahun kemudian.

“Jumlah ini jumlah berlaku secara umum,"kata penulis penelitian tersebut, Leslie Vosshall, profesor di Universitas Rockefeller.

“Analisis kami menunjukkan bahwa kemampuan manusia untuk membedakan bau jauh lebih besar dari pada yang kami perkirakan,"katanya.

Bau yang kita temui dalam kehidupan nyata terdiri dari berbagai macam molekul bau, misalnya, aroma mawar memiliki 275 komponen.

Dalam penelitian yang baru, para peneliti menggunakan 128 molekul bau yang berbeda untuk menciptakan aroma komposit baru.

Para peneliti mengikutsertakan 26 relawan untuk mengidentifikasi satu aroma yang berbeda dari yang lain.

Berdasarkan hasil yang mereka diperoleh melalui tes ini, para peneliti membuat pertimbangan teoritis dan menghitung bahwa manusia dapat membedakan setidaknya 1 triliun rangsangan penciuman.

"Saya berharap makalah kami bisa membatalkan pernyataan yang mengatakan bahwa manusia memiliki penciuman yang kurang baik,"kata Vosshall.

Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal AS Science. |Xinhuanet|Fahrurrazi|

back to top