Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Google kembangkan teknologi untuk gantikan otak manusia

Google kembangkan teknologi untuk gantikan otak manusia
KoPi | Raksasa teknologi Google punya ambisi besar dengan berbagai jenis teknologi baru. Kini, Google sedang mengembangkan teknologi baru yang bisa menggantikan otak manusia.
 

Teknologi terbaru tersebut sebenarnya sudah dikembangkan Google melalui mesin pencari mereka. Mesin pencari Google punya kemampuan untuk mengingat informasi apa yang diketikkan oleh para pengguna dan menggunakannya sebagai referensi di masa depan.

Kini langkah lebih jauh kembali dilakukan oleh Google. Dalam update terbaru aplikasi Google Maps mereka, Google menambahkan fitur yang mengijinkan pengguna Maps memvisualisasikan tempat-tempat yang telah mereka kunjungi, asalkan mereka membawa smartphone mereka sepanjang waktu.

Fitur yang diberi nama "Your Timeline ini akan menampilkan rute yang telah ditempuh pengguna, dan jika Anda juga pengguna Google Photo, foto-foto yang diambil pada hari itu juga akan otomatis ditampilkan. Selain itu, pengguna juga bisa melihat kembali informasi yang telah dimasukkan sebelumnya.

Misalnya saja, Anda sedang berlibur dan menginap di sebuah hotel di Bali. Anda bangun pukul 7 pagi lalu pergi ke restoran terdekat, dan di jalan berpapasan dengan aktris Chelsea Islan. Anda menyempatkan diri untuk ber-selfie bersamanya, lalu Anda pergi ke Pantai Seminyak, makan ikan bakar di restoran pinggir pantai, lalu kembali ke hotel dengan taksi. Jika Anda mengaktifkan fitur Your Timeline, Anda dapat mengulang kembali kejadian tersebut bertahun-tahun kemudian, melihat persis ke mana saja Anda pergi, melihat kembali cengiran Anda bersama Chelsea Islan, dan mengingat kembali aroma ikan bakar di restoran yang telah Anda kunjungi.

Google menyebutkan fitur ini tersedia untuk Android dan desktop, dan masih belum ada rencana untuk mengembangkannya untuk iOS. Fitur ini juga berupa pilihan, artinya Anda tidak harus selalu menggunakannya. Google juga menjamin semua data yang ada di dalam Your Timeline bersifat pribadi dan hanya bisa dilihat oleh pemiliknya. Bahkan, jika Anda mau, Anda bisa menghapus memori pada hari tertentu jika memori itu menyakitkan bagi Anda.

Fitur ini diklaim telah mulai mengintegrasikan teknologi dengan kemampuan otak. Smartphone telah menjadi partner memori bagi otak kita. Sebuah penelitian menyebutkan, mencari informasi di mesin pencari membuat manusia mampu mengingat beberapa fakta yang telah lalu. | Huffington Post, Google

back to top