Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Gerhana bulan total 2014

Gerhana bulan total 2014

KoPi, Orang-orang yang ada di bagian Amerika dan Asia bangun untuk melihat gerhana bulan total pada hari Rabu pagi hari, yang juga dikenal sebagai ‘bulan darah’.

Gerhana total tersebut adalah gerhana kedua dari empat selama periode 2 tahun mulai 14 April hingga 28 September 2014.

Gerhana tersebut mulai jam 8 am GMT, dan mencapai gerhana total pada jam 10.35 am GMT.

Bulan darah tersebut bisa dilihat di beberapa bagian di Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia Timur, dan Australia, sedangkan daerah lain diberikan layanan untuk melihat gerhana oleh Nasa via live streaming.

Tony Philips, seorang astronomi bersama SpaceWeather.com, mengatakan bahwa warna kemerah-merahan tersebut terjadi saat gerhana bulan karena kita melihat matahari terbenam dan terbit pada waktu yang sama.


(Fahrurrazi)
Sumber: The Independent

back to top