Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Gerhana bulan total 2014

Gerhana bulan total 2014

KoPi, Orang-orang yang ada di bagian Amerika dan Asia bangun untuk melihat gerhana bulan total pada hari Rabu pagi hari, yang juga dikenal sebagai ‘bulan darah’.

Gerhana total tersebut adalah gerhana kedua dari empat selama periode 2 tahun mulai 14 April hingga 28 September 2014.

Gerhana tersebut mulai jam 8 am GMT, dan mencapai gerhana total pada jam 10.35 am GMT.

Bulan darah tersebut bisa dilihat di beberapa bagian di Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia Timur, dan Australia, sedangkan daerah lain diberikan layanan untuk melihat gerhana oleh Nasa via live streaming.

Tony Philips, seorang astronomi bersama SpaceWeather.com, mengatakan bahwa warna kemerah-merahan tersebut terjadi saat gerhana bulan karena kita melihat matahari terbenam dan terbit pada waktu yang sama.


(Fahrurrazi)
Sumber: The Independent

back to top