Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

HP tertangkap karena kasus ‘suap’ di Rusia

HP tertangkap karena kasus ‘suap’ di Rusia

Rusia-KoPi, Perusahaan HP (Hewlett-Packard) mengaku bersalah karena karyawannya menyuap pejabat pemerintah Rusia untuk sebuah kontrak, dan perusahaan tersebut telah didenda sebesar 58.7 juta dollar AS.

HP mengaku telah melanggar Foreign Corrupt Practices Act di sebuah pengadilan di Northern California pada hari Kamis, Pengadilan AS mengatakan dalam sebuah pernyataan.

AS mengatakan bahwa HP membayar 2 juta dolar untuk mendapatkan sebuah kontrak dengan jaksa penuntut dari Rusia.

Permohonan dan hukuman tersebut adalah kesepakatan yang dicapai pada bulan April bersama Justice Department dan Securities and Exchange Comission. HP setuju untuk membayar denda dengan jumlah total 108 juta dolar atas hukuman karena menyuap pejabat di Rusia, Meksiko dan Polandia.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top