Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

HP isukan penarikan baterai laptop 2010-2013

HP isukan penarikan baterai laptop 2010-2013

KoPi, Jika anda membeli laptop merek Hewlett-Packard antara September 2010 sampai Juni 2013, Anda bisa mengecek nomer serial pada baterai laptop anda karena perusahaan laptop tersebut mengisukan penarikan baterai secara global yang berkisar 6 juta baterai.

Hp mengisukan penarikan secara suka rela tersebut pada hari Selasa, menjelaskan bahwa mereka baru menemukan isu bahwa panas yang kelewatan akan membuat baterai tesebut hangus dan kebakaran.

Menurut Consumer Product Safety Commission, HP sejauh ini menerima 29 laporan mengenai baterainya yang “menjadi terlalu panas, meleleh dan hangus, yang menyebabkan dua kebakaran minor dan 13 kebakaran kebakaran yang membahayakan beberapa benda.”

Komisi tersebut mengatakan bahwa 5,6 juta baterai yang harus ditarik, terjual di Amerika Serikat dan menyarankan bagi siapa yang memilikinya agar tidak menggunakannya lagi.

Baterai yang terjual tersebut digunakan oleh laptop bermerek HP dan Compaq notebook, dan mini notebook dan adaptor lain, HP mengatakan.

Namun tidak semua baterai yang harus ditarik, hanya yang di belakangnya berkode LS-15. Bagi para pengguna baterai yang akan ditarik, akan diganti dengan baterai yang baru dan tidak dipungut biaya.


(Fahrurrazi)
Sumber: Fox News

back to top