Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Cara baru melawan kanker

Cara baru melawan kanker

Swedia-KoPi, Ilmuwan di Swedia telah menemukan “cara baru” untuk melawan kanker dengan “meledakkan” sel kanker tersebut.

Para pakar penyakit kanker di Karolinska Institute, Stockholm menyatakan bahwa mereka berhasil menghambat pertumbuhan tumor otak pada tikus dengan memberikan zat yang disebut dengan Vacquino-1 yang dalam bentuk tablet.

Sudah terbukti bahwa molekul Vacquino-1 menunjukkan sebuah proses di dalam sel kanker yang disebut Vakualisasi—sebuah proses dimana sel tersebut mengangkut zat-zat dari luar ke dalam—masuk ke alat penambah kecepatan, menuju dinding luar sel, runtuh dan menyebabkan sel tersebut meledak dan mati.

Para pakar tersebut melakukan percobaan pada seekor tikus yang mengidap tumor otak jenis glioblastoma dan mereka menyatakan bahwa proses ini mempunyai potensi untuk dapat diaplikasikan pada tipe kanker yang lain dan juga kepada manusia.

Penemuan ini adalah puncak dari penelitian panjang untuk mencari cara baru dalam menaklukkan kanker. Dalam penelitian ini para pakar mengarahkan beberapa sel tumor pada ratusan molekul yang berbeda untuk menganalisa efeknya. Vacquino-1 dikategorikan sebagai molekul yang paling berhasil dan para pakar ini mengatakan bahwa mereka akan segera melakukan satu percobaan kepada manusia.


(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent


back to top