Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Cara baru melawan kanker

Cara baru melawan kanker

Swedia-KoPi, Ilmuwan di Swedia telah menemukan “cara baru” untuk melawan kanker dengan “meledakkan” sel kanker tersebut.

Para pakar penyakit kanker di Karolinska Institute, Stockholm menyatakan bahwa mereka berhasil menghambat pertumbuhan tumor otak pada tikus dengan memberikan zat yang disebut dengan Vacquino-1 yang dalam bentuk tablet.

Sudah terbukti bahwa molekul Vacquino-1 menunjukkan sebuah proses di dalam sel kanker yang disebut Vakualisasi—sebuah proses dimana sel tersebut mengangkut zat-zat dari luar ke dalam—masuk ke alat penambah kecepatan, menuju dinding luar sel, runtuh dan menyebabkan sel tersebut meledak dan mati.

Para pakar tersebut melakukan percobaan pada seekor tikus yang mengidap tumor otak jenis glioblastoma dan mereka menyatakan bahwa proses ini mempunyai potensi untuk dapat diaplikasikan pada tipe kanker yang lain dan juga kepada manusia.

Penemuan ini adalah puncak dari penelitian panjang untuk mencari cara baru dalam menaklukkan kanker. Dalam penelitian ini para pakar mengarahkan beberapa sel tumor pada ratusan molekul yang berbeda untuk menganalisa efeknya. Vacquino-1 dikategorikan sebagai molekul yang paling berhasil dan para pakar ini mengatakan bahwa mereka akan segera melakukan satu percobaan kepada manusia.


(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent


back to top