Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Cara baru melawan kanker

Cara baru melawan kanker

Swedia-KoPi, Ilmuwan di Swedia telah menemukan “cara baru” untuk melawan kanker dengan “meledakkan” sel kanker tersebut.

Para pakar penyakit kanker di Karolinska Institute, Stockholm menyatakan bahwa mereka berhasil menghambat pertumbuhan tumor otak pada tikus dengan memberikan zat yang disebut dengan Vacquino-1 yang dalam bentuk tablet.

Sudah terbukti bahwa molekul Vacquino-1 menunjukkan sebuah proses di dalam sel kanker yang disebut Vakualisasi—sebuah proses dimana sel tersebut mengangkut zat-zat dari luar ke dalam—masuk ke alat penambah kecepatan, menuju dinding luar sel, runtuh dan menyebabkan sel tersebut meledak dan mati.

Para pakar tersebut melakukan percobaan pada seekor tikus yang mengidap tumor otak jenis glioblastoma dan mereka menyatakan bahwa proses ini mempunyai potensi untuk dapat diaplikasikan pada tipe kanker yang lain dan juga kepada manusia.

Penemuan ini adalah puncak dari penelitian panjang untuk mencari cara baru dalam menaklukkan kanker. Dalam penelitian ini para pakar mengarahkan beberapa sel tumor pada ratusan molekul yang berbeda untuk menganalisa efeknya. Vacquino-1 dikategorikan sebagai molekul yang paling berhasil dan para pakar ini mengatakan bahwa mereka akan segera melakukan satu percobaan kepada manusia.


(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent


back to top