Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Bintang Hypervelocity paling dekat dengan Bumi

Bintang Hypervelocity paling dekat dengan Bumi

KoPi, Para ilmuwan mengumumkan penemuan adanya hypervelocity star, tipe bintang langka yang meluncur dengan kecepatan tinggi keluar dari lintasan galaksi Bima Sakti. Faktanya, hanya ada 20 bintang hypervelocity yang pernah ditemui oleh manusia.

Tak seperti Matahari, layaknya kebanyakan bintang di Bima Sakti yang bergerak dalam garis edar yang dapat diprediksi di sekitar pusat galaksi, bintang hypervelocity justru malah keluar dari galaksi dengan kecepatan yang amat tinggi.

Penyebab dari aktivitas tersebut tidak sepenuhnya diketahui namun para ilmuwan percaya bahwa hal ini disebabkan oleh tarikan gravitasi yang amat kuat di pusat galaksi.

Bintang hypervelocity muncul dalam bentuk pasangan bintang yang sesekali saling mengedari satu sama lain dan posisinya sangat dekat dengan lubang hitam yang sangat besar di pusat galaksi Bima Sakti.

Tarikan gravitasi dari lubang hitam—yang setara dengan kumpulan 4 juta bintang seperti Matahari—menangkap satu bintang sehingga bintang ini mengedari lubang hitam tersebut dalam jarak dekat, dan meluncur dalam lintasan menuju bagian luar galaksi.

Menurut University of Utah, bintang hypervelocity terbaru yang dikenal dengan nama LAMOST-HVS1 yang berada pada jarak 42,000 tahun cahaya dari Bumi adalah bintang hypervelocity yang paling dekat. Bintang ini bergerak dengan kecepatan 477 Kilometer per detik, papar seorang pakar di Xinglong Observing Station of the National Astronomical Observatories di Cina, saat bintang ini pertama kali ditemukan.

(Ana Puspita)
Sumber: News.com.au

back to top