Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Bintang Hypervelocity paling dekat dengan Bumi

Bintang Hypervelocity paling dekat dengan Bumi

KoPi, Para ilmuwan mengumumkan penemuan adanya hypervelocity star, tipe bintang langka yang meluncur dengan kecepatan tinggi keluar dari lintasan galaksi Bima Sakti. Faktanya, hanya ada 20 bintang hypervelocity yang pernah ditemui oleh manusia.

Tak seperti Matahari, layaknya kebanyakan bintang di Bima Sakti yang bergerak dalam garis edar yang dapat diprediksi di sekitar pusat galaksi, bintang hypervelocity justru malah keluar dari galaksi dengan kecepatan yang amat tinggi.

Penyebab dari aktivitas tersebut tidak sepenuhnya diketahui namun para ilmuwan percaya bahwa hal ini disebabkan oleh tarikan gravitasi yang amat kuat di pusat galaksi.

Bintang hypervelocity muncul dalam bentuk pasangan bintang yang sesekali saling mengedari satu sama lain dan posisinya sangat dekat dengan lubang hitam yang sangat besar di pusat galaksi Bima Sakti.

Tarikan gravitasi dari lubang hitam—yang setara dengan kumpulan 4 juta bintang seperti Matahari—menangkap satu bintang sehingga bintang ini mengedari lubang hitam tersebut dalam jarak dekat, dan meluncur dalam lintasan menuju bagian luar galaksi.

Menurut University of Utah, bintang hypervelocity terbaru yang dikenal dengan nama LAMOST-HVS1 yang berada pada jarak 42,000 tahun cahaya dari Bumi adalah bintang hypervelocity yang paling dekat. Bintang ini bergerak dengan kecepatan 477 Kilometer per detik, papar seorang pakar di Xinglong Observing Station of the National Astronomical Observatories di Cina, saat bintang ini pertama kali ditemukan.

(Ana Puspita)
Sumber: News.com.au

back to top