Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Bapak pendiri video game berpulang

Bapak pendiri video game berpulang
KoPi. Siapa yang menyangka permainan video game yang saat ini sangat canggih dulu hanya dimulai dari sebuah panel cahaya di televisi. Dan kini, para penggemar video game harus berterima kasih pada Ralph Baer, insinyur eletronik yang menjadi pendiri video game. Baer meninggal dunia Sabtu (6/12) lalu pada usia 92 tahun.
 

Raph Rudolf Heinrich Baer adalah insinyur elektronik kelahiran Jerman, yang kemudian pindah ke Amerika untuk menghindari Nazi. Baer dikenal sebagai jenius yang mampu menciptakan berbagai inovasi baru melalui teknologi yang sudah ada.

Sejak tahun 1950-an, Baer sudah berangan-angan mengenai kemungkinan untuk mengembangkan permainan di media televisi. Pada tahun 1966, Baer merumuskan sebuah konsep kotak permainan elektronik dalam sebuah catatan sepanjang empat halaman. Dalam catatan tersebut ia bahkan memprediksi berbagai macam jenis genre permainan yang akan muncul di masa depan, seperti action, sports, dan edukasi. Ia membayangkan orang-orang menciptakan karya seni di layar televisi mereka.

Baer secara serius menggarap peralatan game elektronik yang bisa ditampilkan di layar televisi. Waktu itu, ia menjabat sebagai kepala insinyur yang membawahi delapan departemen design di Sanders Associates, kontraktor militer yang kelak menjadi bagian dari perusahaan Lockheed Martin Aerospace. Hasilnya, ia menciptakan sebuah prototipe yang diberi nama Brown Box.

Baer memutuskan bahwa handheld controller merupakan alat yang paling tepat untuk mengontrol permainan video game. Berkat Baer-lah semua konsol game, dari generasi pertama hingga yang paling mutakhir seperti Playstation dan X-Box, menggunakan joystick sebagai alat kontrol. Baer juga yang pertama kali.

Brown Box kemudian dilisensi oleh perusahaan Magnavox. Magnavox tidak berhasil mengembangkan bisnis video game. Namun, Magnavox menjadi konsol video game pertama untuk rumah, dan penemuan Baer menjadi dasar bagi industri video game ke depan. Lubang industri game yang ditinggalkan Magnavox kemudian diisi oleh perusahaan seperti Atari. Berdasarkan desain yang dibuat Baer, Atari kemudian meluncurkan game Pong, yang menjadi kesuksesan Atari di industri video game arcade.

Meski demikian, Baer bukanlah penemu pertama video game. Orang yang pertama kali menemukan video game adalah William Higinbotham. Namun, Baer-lah yang membangun pndasi dasar teknologi dan industri video game hingga seperti sekarang.

Selain itu, Baer tidak pernah menjadi tokoh ikonik semacam Nolan Bushnell (pendiri Atari), Steve Jobs (Apple), dan Bill Gates (Microsoft). Meski demikian, Baer tidak pernah berhenti berinovasi. Ia menciptakan berbagai alat dan permainan yang mengagumkan, seperti Teddy Bear dan speedometer yang bisa berbicara, serta sistem audio untuk buku interaktif anak-anak. Ia juga memiliki puluhan hak paten atas berbagai teknologi terkait elektronika, game, dan peralatan audio visual.

Kematian Baer merupakan kehilangan besar bagi dunia video game. Tokoh-tokoh, studio, pengembang, dan kritikus yang berkecimpung industri game dunia seperti memuji Baer dan mengungkapkan terima kasih mereka atas apa yang telah Baer sumbangkan pada dunia.

Sumber: The Guardian, IGN

 

back to top