Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Arkeolog temukan makanan favorit gladiator!

Arkeolog temukan makanan favorit gladiator!
Jika kita bicara mengenai gladiator, pasti terbayang di benak kita petarung-petarung bengis pada masa Romawi. Image itu tentu kita dapat dari film-film gladiator. Di film itu, biasanya gladiator sering digambarkan memakan banyak daging dan minum alkohol. Namun, ternyata diet para gladiator sesungguhnya jauh dari itu.

Analisa dari tulang para gladiator menunjukkan bahwa diet mereka lebih banyak pada sayuran. Selain itu, mereka diketahui meminum ramuan khusus yang terbuat dari abu. Mengapa mereka makan abu?

“Para gladiator mengkonsumsi abu tanaman untuk memperkuat badan mereka setelah melakukan pekerjaan fisik dan membantu mempercepat pemulihan tulang yang patah,” kata Dr. Fabian Kanz, pengajar di Departemen Kesehatan Forensik di Medical University of Vienna, Austria.

“Mereka juga membutuhkan asupan magnesium dan kalsium seperti kita saat ini, hanya saja kita mengasupnya dari minuman efervesen,” tambah Kanz.

Kanz bersama rekannya, Prof. Karl Grossschmidt, mempelajari sisa-sisa kolagen dan mineral dari kuburan massal para gladiator di Ephesus, Turki. Kuburan tersebut menyimpan tulang belulang dari 68 gladiator pria dan wanita, yang semuanya berusia di bawah 30 tahun.

Mereka menemukan bahwa para gladiator hanya diperbolehkan berpesta sehari menjelang bertanding. Mereka hanya makan sayuran dan biji-bijian, seperti barley dan kacang polong, yang kemudian digelontor dengan minuman yang terbuat dari cuka dan abu. Makanan tersebut dapat mengurangi air liur yang bisa menyebabkan karies gigi.

Reporter: Amanullah Ginanjar Wicaksono

Sumber: BBC

 

back to top