Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Arkeolog temukan makanan favorit gladiator!

Arkeolog temukan makanan favorit gladiator!
Jika kita bicara mengenai gladiator, pasti terbayang di benak kita petarung-petarung bengis pada masa Romawi. Image itu tentu kita dapat dari film-film gladiator. Di film itu, biasanya gladiator sering digambarkan memakan banyak daging dan minum alkohol. Namun, ternyata diet para gladiator sesungguhnya jauh dari itu.

Analisa dari tulang para gladiator menunjukkan bahwa diet mereka lebih banyak pada sayuran. Selain itu, mereka diketahui meminum ramuan khusus yang terbuat dari abu. Mengapa mereka makan abu?

“Para gladiator mengkonsumsi abu tanaman untuk memperkuat badan mereka setelah melakukan pekerjaan fisik dan membantu mempercepat pemulihan tulang yang patah,” kata Dr. Fabian Kanz, pengajar di Departemen Kesehatan Forensik di Medical University of Vienna, Austria.

“Mereka juga membutuhkan asupan magnesium dan kalsium seperti kita saat ini, hanya saja kita mengasupnya dari minuman efervesen,” tambah Kanz.

Kanz bersama rekannya, Prof. Karl Grossschmidt, mempelajari sisa-sisa kolagen dan mineral dari kuburan massal para gladiator di Ephesus, Turki. Kuburan tersebut menyimpan tulang belulang dari 68 gladiator pria dan wanita, yang semuanya berusia di bawah 30 tahun.

Mereka menemukan bahwa para gladiator hanya diperbolehkan berpesta sehari menjelang bertanding. Mereka hanya makan sayuran dan biji-bijian, seperti barley dan kacang polong, yang kemudian digelontor dengan minuman yang terbuat dari cuka dan abu. Makanan tersebut dapat mengurangi air liur yang bisa menyebabkan karies gigi.

Reporter: Amanullah Ginanjar Wicaksono

Sumber: BBC

 

back to top