Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Arkeolog Amerika menemukan makam raja Mesir Sobekhotep I

Arkeolog Amerika menemukan makam raja Mesir Sobekhotep I

KoPi, Tim Amerika Serikat di Mesir menemukan kuburan raja Mesir Sobekhotep I, yang dipercaya sebagai pendiri dinasti ke-13, 3.800 tahun lalu silam. Mohamed Ibrahim, Menteri Benda Purbakala mengatakan pada haris Senin.

Tim dari University of Pennsylvania telah menemukan sacrhopagus (peti kuburan dari batu) dari Sobekhotep I, yang beratnya kira-kira 60 ton, setahun yang lalu, tapi itu belum diketahui kuburan siapa hingga minggu lalu, kata menteri tersebut.

Identitas kuburan tersebut ditemukan ketika tim tersebut ,menemukan pecahan lemping yang terukir sebuah nama raja mesir dan menunjukkan bahwa dia pernah menjadi raja, Ibrahim menyatakan.

“Kemungkinan besar dia adalah yang pertama memerintah Mesir pada awal permulaan dinasti ke-13 pada masa pertengahan yang kedua,” Ibrahim mengatakan.

Penemuan tersebut sangat penting, karena informasi yang didapat adalah tentang Sobekhotep I yang telah memerintah Mesir selama 4,5 tahun, pemerintahan yang terlama pada waktu itu,” Ayman El-Damarani, pejabat kementerian mengatakan.

Penemuan kuburan di situs purbakala Abydos tersebut diharapkan bisa mengungkap informasi lebih detil dari Sobekhotep I dan pemerintahannya, dia menambahkan.

Tim tersebut juga menemukan sisa-sisa jambangan yang digunakan untuk menyimpan organ-organ dalam tubuh, serta benda-benda yang terbuat dari mas yang dimiliki Sobekhotep I.

 

(Fahrurrazi)

Sumber: News.com.au

back to top