Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Film Basiyo, bikin ketawa dan miris

Salah satu adegan Film Basiyo Mbarang Kahanan Salah satu adegan Film Basiyo Mbarang Kahanan

Jogjakarta-KoPi |Malam ini pukul 19.00 WIB Gedung Sosieted Taman Budaya Yogyakarta Basiyo memutar film 'Basiyo Mbarang Kahanan'. Sebuah film yang mengangkat kisah maestro dagelan Mataram.

Menurut pihak Dinas Kebudayaan DIY, Eka Disbud tengah berupaya menampilkan suguhan tontonan yang baru. Pada tahun-tahun lalu Disbud mengangkat kisah sejarah, kali ini Disbud menampilkan tokoh yang berperan dalam seni ketoprak Jogjakarta.

Pada tahap awal ini Disbud akan menggandakan film 'Basiyo Mbarang Kahanan' sebanyak 200 keping kaset. Masyarakat baik dari kalangan sanggar, komunitas maupun umum bisa secara langsung meminta ke kantor Disbud DIY.

“Kami berharap film dapat bermanfaat. Film akan digandakan, untuk sanggar dan komunitas bisa diambil di Disbud. Untuk tahap pertama dikopi 200 keping kaset. Targetnya sebelum akhir tahun akan selesai,” tutur Eka saat konferensi pers di Gedung Sosieted Taman Budaya Yogyakarta pukul 18.00 WIB.

Film yang berdurasi sekitar 38 menit ini digarap oleh sutradara riyanto 'Genthong' Hapsoro. Bagi Genthong menggarap Film Basiyo bagian dari mimpinya yang menjadi kenyataan. Genthong yang merupakan fans Basiyo sudah sejak tahun 2008 merencakan membuat film tentang idolanya tersebut.

“Kita menggarap film selama empat hari, syuting film full sampai pagi. Bagian tersulit dari proses film , saat memvisualisasikan rekaman audio Basiyo,” tutur Genthong.

Basiyo sendiri dikenal sebagai pelawak yang kharimastik. Biasa mengisi acara ketoprak dari panggung ke panggung. Bahkan saking terkenalnya, radio RRI pun meminta Basiyo dan grupnya melakukan sandiwara radio.

Film 'Basiyo Mbarang Kahanan' mengambil konsep dokumenter-fiksi. Beberapa adegan diselingi dengan potongan wawancara keluarga dan kerabat Basiyo. Bagian wawancara ini menjadi benang merah kisah Basiyo selama hidupnya.

“Film ini simpel, mengungkap sisi lain yang belum diketahui orang banyak tentang kehidupan Pak Bas (Basiyo). Kadang kita tertawa dengan hidup Pak Bas tapi juga miris,” tutur Genthong.

Pelawak legendaris, Basiyo seorang yang sederhana dan mempunyai dedikasi tinggi terhadap pekerjaannya. Dia tidak pernah mematok harga untuk setiap penampilannya.

Totalitas pekerjaannya menuntutnya kerja seharian hingga tidak ada waktu istirahat. Basiyo mengidap penyakit jantung yang tidak disadarinya. Di tengah sakitnya pun Basiyo tetap manggung ketoprak, hingga dia roboh dan berujung pada kematiannya. |Winda Efanur FS|

back to top