Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Dua tahun menunggu, Tausiyah Cinta hadir akhir tahun ini

Dua tahun menunggu, Tausiyah Cinta hadir akhir tahun ini

KoPi| Hadir lagi film Indonesia bergenre drama Islami. Mengangkat pesan-pesan moral ke layar lebar menjadi misi film "Tausiyah Cinta" yang akan tayang Desember mendatang.

Produser Eksekutif "Tausiyah Cinta", Izharul Haq menyebut film ini bukan berkisah tentang roman picisan atau jodoh-jodohan. Menurutnya cinta yang diangkat dalam film ini lebih ke hubungan vertikal antara hamba dengan Tuhannya.

"Romantismenya terletak pada sahabat yang saling mengingatkan pada Allah, menunjukkan jalan saat tersesat, saling tegur saat melenceng, serta saling memperbaiki diri dan merangkul pada kebaikan," papar Izharul.

Sang sutradara Humar Hadi menyebut filmnya ini memang kental dengan nuansa dakwah. Semua kru dan pemain yang terlibat dalam film ini meniatkan membuat karya seni bukan untuk mencari keuntungan."Film ini untuk dakwah bukan materi. Perjuangan kru dan pemain ada balasannya di akhirat nanti," papar sutradara muda ini.

Film ini memadukan artis pendatang baru dengan beberapa artis film yang sudah eksis di dunia perfilman. Pemilihan pemain sendiri juga didasarkan pada karakter asli yang cukup Islami. Beberapa pemain film "Tausiyah Cinta" diketahui juga seorang penghafal Alquran.

Beberapa artis pendatang baru seperti Hamas Syahid, Ressa Rere, Rendy Herpy beradu akting dengan pemain film Indonesia seperti Irwansyah, Peggy Melati Sukma, Meyda Sefira dan Neno Warisman.

back to top