Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Dua tahun menunggu, Tausiyah Cinta hadir akhir tahun ini

Dua tahun menunggu, Tausiyah Cinta hadir akhir tahun ini

KoPi| Hadir lagi film Indonesia bergenre drama Islami. Mengangkat pesan-pesan moral ke layar lebar menjadi misi film "Tausiyah Cinta" yang akan tayang Desember mendatang.

Produser Eksekutif "Tausiyah Cinta", Izharul Haq menyebut film ini bukan berkisah tentang roman picisan atau jodoh-jodohan. Menurutnya cinta yang diangkat dalam film ini lebih ke hubungan vertikal antara hamba dengan Tuhannya.

"Romantismenya terletak pada sahabat yang saling mengingatkan pada Allah, menunjukkan jalan saat tersesat, saling tegur saat melenceng, serta saling memperbaiki diri dan merangkul pada kebaikan," papar Izharul.

Sang sutradara Humar Hadi menyebut filmnya ini memang kental dengan nuansa dakwah. Semua kru dan pemain yang terlibat dalam film ini meniatkan membuat karya seni bukan untuk mencari keuntungan."Film ini untuk dakwah bukan materi. Perjuangan kru dan pemain ada balasannya di akhirat nanti," papar sutradara muda ini.

Film ini memadukan artis pendatang baru dengan beberapa artis film yang sudah eksis di dunia perfilman. Pemilihan pemain sendiri juga didasarkan pada karakter asli yang cukup Islami. Beberapa pemain film "Tausiyah Cinta" diketahui juga seorang penghafal Alquran.

Beberapa artis pendatang baru seperti Hamas Syahid, Ressa Rere, Rendy Herpy beradu akting dengan pemain film Indonesia seperti Irwansyah, Peggy Melati Sukma, Meyda Sefira dan Neno Warisman.

back to top