Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Christiano Ronaldo: “Anak saya tidak perlu seorang ibu, ia memiliki saya”

Christiano Ronaldo: “Anak saya tidak perlu seorang ibu, ia memiliki saya”

- Film dokumenter baru berjudul 'Ronaldo' menawarkan akses ke kehidupan pribadi sang bintang sepak bola yang belum pernah terjadi sebelumnya.
- Film ini menunjukkan ego besar sang pemain tetapi juga mempelihatkan - ketidakamanan yang dirasakannya.
- Hubungan yang tidak baik dengan ayahnya sendiri mendorong Ronaldo untuk menjadi seorang ayah yang baik.
- Ronaldo menyatakan anaknya yang berusia lima tahun “tidak membutuhkan seorang ibu, ia hanya membutuhkan saya.”
- Film ini juga menunjukkan perjuangannya untuk mendapatkan penghargaan Ballon d'Or glory dan kesombongan serta ego yang ia miliki.


KoPiCristiano Ronaldo telah dinobatkan sebagai pemain sepakbola terbaik sebanyak tiga kali, membawa pulang sebuah annual pay packet yang diperkirakan bernilai sebesar 50 juta Euro, dan dikenal telah mampu mengencani supermodel terkenal.

Saat ini, sebuah film dokumenter baru yang luar biasa hadir menunjukkan keyakinan kuat Cristiano Ronaldo pada peran orangtua - dan bahwa anaknya, yang lahir dari seorang wanita misterius, tidak memerlukan seorang ibu dalam hidupnya.

Film ‘Ronaldo’, yang akan ditayangkan pada 9 November, menawarkan sudut pandang mengejutkan mengenai keinginan kuat seorang pemain sepakbola Portugal untuk menjadi ayah yang baik akibat dari hubungan yang rusak dengan ayahnya sendiri yang seorang pecandu alkohol.

Pesan paling kuat yang dapat ditangkap dari film tersebut adalah keyakinan Ronaldo bahwa anaknya yang berusia lima tahun, Cristiano Junior, “tidak memerlukan seorang ibu” dan bahwa perannya saja telah dirasa “cukup”.

Ronaldo menolak untuk mengungkapkan siapa ibu anak itu, tetapi menyatakan sang anak hanya membutuhkan ayahnya untuk dapat tumbuh dengan baik.
Anak laki-laki tersebut lahir secara misterius pada tahun 2010, ketika Ronaldo mengumumkan ia telah menjadi seorang ayah dan mendapat kesepakatan bahwa ia akan memiliki perwalian eksklusif atas anak tersebut. Sementara itu identitas sang ibu, sesuai perjanjian, akan tetap menjadi misteri.

Ronaldo menyatakan: "Seperti telah disetujui dengan ibu sang bayi, yang lebih suka untuk tetap dirahasikan identitasnya, anak tersebut akan berada di bawah perwalian eksklusif saya".

Meskipun dalam film dokumenter itu ia masih menolak untuk mengungkapkan identitas ibu dari anaknya, Ronaldo membahas rumor bahwa ia menggunakan pemeran pengganti, yang telah dirancang selama bertahun-tahun.

"Orang-orang berspekulasi saya berhubungan dengan gadis ini atau yang lain, atau ada seorang ibu pengganti. Saya tidak pernah mengatakan kepada siapa pun mengenai hal tersebut dan tidak akan pernah."

"Ketika Cristiano tumbuh dewasa, saya akan mengatakan kepadanya apa yang saya lakukan, apa yang saya rasakan, segala sesuatu yang terlintas dalam pikiran saya.
Beberapa anak tidak pernah mengenal orang tua mereka, baik ibu maupun ayahnya. (Bagi Ronaldo Jr) memiliki seorang ayah saja sudah cukup."

Film dokumenter ini berisi banyak rekaman dari kebersamaan ayah dan anak yang penuh kasih sayang. Ronaldo terekam melakukan press up dengan anaknya berada di atas punggungnya, atau keduanya berbaring di tempat tidur dan Cristiano Jr mengungkapkan kepada ayahnya bahwa ia ingin menjadi seorang penjaga gawang.

cr

Mengambil latar tahun di mana Ronaldo membantu Real Madrid untuk 'La Decima'—Piala Eropa kesepuluh mereka—putranya Cristiano Ronaldo Jr. mengatakan: "Aku akan menjadi seorang penjaga gawang. Bagaimana menurut Ayah? "
Sang Bintang Real Madrid merespon: "Seorang kiper. Apa kau bercanda?'

Adegan lain menunjukkan Ronaldo menangis ketika komitmennya kepada sepakbola membuatnya harus terpisah dari anaknya. Keinginan yang kuat untuk menjadi seorang ayah yang baik dan penuh kasih ini berasal dari hubungan buruk Ronaldo dengan ayahnya yang pecandu alkohol, Dinis, yang meninggal 10 tahun lalu ketika Ronaldo berusia 20 tahun.

Ia menyatakan: "Jika Anda bertanya kepada saya mengapa ayah saya menjadi seorang pecandu alkohol, saya tidak tahu, mungkin dia merasa frustrasi dengan kehidupan".

"Saya ingin memiliki seorang ayah yang berbeda yang bisa lebih hadir dan melihat prestasi saya.”

Pembuat film yang bertanggung jawab untuk proyek ini adalah mereka yang telah mendapat pujian untuk pembuatan film dokumenter legenda F1 Brasil, Ayrton Senna dan musisi, Amy Winehouse.

Mengikuti sang superstar selama 14 bulan, kamera menangkap dan memperlihatkan kepada pemirsa ketidakamanan yang dirasakan pria berusia 30-tahun dan hubungan cinta kasih antara dirinya, ibunya, dan anak lelakinya.

Hubungan erat antara Ronaldo dan ibunya, Dolores, bukanlah sebuah rahasia— meskipun Dolores mengungkapkan kepada pembuat film bahwa ia ingin menggugurkan kandungannya ketika ia mengandung Ronaldo.
"Saya ingin melakukan aborsi tapi Tuhan tidak ingin itu terjadi," ungkapnya di depan kamera. "Cristiano adalah bayi yang tidak diinginkan tapi dia memberi saya begitu banyak suka cita.”

Dolores juga mengungkapkan bahwa ia merasa seolah-olah kehilangan Ronaldo ketika anak lelakinya itu pindah dari Madeira ke Sporting Lisbon untuk memulai karir profesionalnya pada usia 12 tahun.

Pada saat itu Ronaldo mengatakan: “Saya menangis setiap hari. Orang-orang mengatakan kami memiliki uang dan mobil tapi kami menderita.”

Walaupun begitu, film ini tidak ragu untuk menunjukkan ego Ronaldo yang luar biasa. Ia menghabiskan berjam-jam bertelanjang dada dan senang direkam ketika memamerkan tubuhnya di depan cermin.

Film ini juga mengungkapkan betapa pentingnya penghargaan Ballon d'Or bagi Ronaldo. Melalui penilaian yang diberikan oleh rekan-rekannya dalam komunitas sepak bola internasional, ajang ini memberikan penghargaan setiap tahun kepada pemain tunggal terbaik.

Persaingan antara dirinya dan pemain Barcelona Lionel Messi adalah suatu hal yang jelas, dan Ronaldo tampil sebagai pemarah ketika tidak berhasil memenangkan penghargaan.

Film 'Ronaldo' akan ditayangkan di bioskop hanya selama satu malam dan juga dirilis dalam bentuk DVD, Blu-Ray dan Digital Download di Inggris pada hari Senin tanggal 9 November 2015. |dailymail.com|Ari Nurahma|URS|

back to top