Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

"The Lost Gospel”: Yesus tidak disalib dan berkeluarga

Leonardo Da Vinci masterpiece "The Last Supper" is seen Thursday, May 27, 1999, in downtown Milan's Santa Maria delle Grazie church. (AP) Leonardo Da Vinci masterpiece "The Last Supper" is seen Thursday, May 27, 1999, in downtown Milan's Santa Maria delle Grazie church. (AP)

KoPi- Itulah skandal buku "The Lost Gospel” yang didasarkan pada naskah kuno. Naskah tersebut mengatakan Yesus tidak disalib, melainkan mempunyai keluarga. Dilansir dari International Business Times 10 November lalu , Buku "The Lost Gospel" mulai beredar hari Rabu.

Buku ini didasarkan pada terjemahan dari teks bahasa Aram ditemukan di dalam perpustakaan Inggris. Profesor Barrie Wilson dan penulis Simcha Jacobovici mengklaim mansukrip itu, mengungkap rahasia kehidupan keluarga Yesus, nama dua anaknya dan hubungannya dengan tokoh politik di Kekaisaran Romawi.

"Siapapun yang mendapat buku itu, perlu diingat kita tidak menyerang teologi siapa pun,” menurut Times. "The Lost Gospel" terjemahan dari Ecclesiastical History of Zacharias yang ditulis pada kulit binatang, yang dibawa ke Inggris pada tahun 1847 ketika British Museum membelinya dari biara Mesir, laporan The Washington Post.

Para sarjana meneliti dokumen dan membuangnya karena tidak penting. Tetapi Wilson dan Jacobovici mempelajari teks tersebut selama enam tahun. Mereka meyakini ada hal besar di dalamnya.

Menurut The Time Jacobovici telah menerbitkan karya kontroversial mengambil Kekristenan awal di masa lalu. Termasuk sebuah film dokumenter 2002 tentang osuarium Yakobus, peninggalan diyakini menunjukkan Yesus memiliki keluarga. Kemudian Discovery Channel, menunjuk situs tersebut sebagai salah satu dari 10 situs hoax ilmiah sepanjang masa. (FoxNews.com)-ι Winda Efanur FS

 

 

 

 

back to top