Menu
Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Prev Next

Paus Francis buat surat Natal untuk umat Kristen Timur Tengah

Paus Francis buat surat Natal untuk umat Kristen Timur Tengah

Vatikan-KoPi|Menjelang detik-detik Natal Paus Francis menulis surat Natal kepada umat Kristen di Timur Tengah. Dalam surat itu Paus mengungkapkan keprihatinannya terhadap penderitaan dan kesengsaraan yang mereka alami akibat gencarnya aksi militan Negara Islam. Banyak dari kaum Kristen, Yazidi dan minoritas pindah ke Irak.

*Inilah intisari surat Paus Francis :
Bapa Suci mengungkapkan harapan bahwa pengadilan saat ini yang Kristen dikenakan akan menguatkan mereka dalam iman mereka dan dalam persekutuan dengan orang Kristen dari denominasi lain.

Dia memuji para pendeta yang telah menerjang masa-masa sulit untuk tetap bertahan termasuk beberapa uskup Ortodoks dan imam. Ia juga mengucapkan terima kasih untuk hubungan baik dan kerjasama antara para pemimpin Gereja Ortodoks dan orang-orang dari gereja-gereja Katolik Timur ritus. Penderitaan yang bertahan Kristen, "ia menambahkan," kontribusi sangat besar terhadap penyebab [Kristen] kesatuan. "

Dialog Antaragama ditandai dengan keterbukaan, kebenaran dan cinta, katanya, adalah penangkal terbaik untuk fundamentalisme agama, "ancaman bagi pengikut setiap agama."

Hidup di negara-negara mayoritas Muslim, Kristen di kawasan itu dapat membantu sesama Muslim. Islam adalah agama damai, kompatibel dengan menghormati hak asasi manusia dan hidup berdampingan secara damai.

Situasi tragis orang-orang Kristen, Yazidi dan minoritas lainnya di Irak, Paus menekankan, "tuntutan bahwa semua pemimpin agama jelas ... mengutuk kejahatan ini secara bulat dan tegas" dan "mengutuk praktek memohon agama untuk membenarkan mereka."

Pada saat yang sama, sebagai penduduk asli ke wilayah tersebut, orang-orang Kristen "memiliki tugas dan hak untuk mengambil bagian penuh dalam kehidupan dan kemajuan bangsa mereka," tulis Paus Francis. Mereka bisa menjadi juru perdamaian, rekonsiliasi dan pembangunan.

Dia mengajak kaum muda untuk "tidak takut atau malu untuk menjadi seorang Kristen," dan mengatakan orang tua mereka adalah "memori" masyarakat mereka. Memori, seperti benih, dapat tumbuh dan menguntungkan generasi mendatang.

Paus Francis mengatakan ia terus mendesak masyarakat internasional untuk membantu memenuhi kebutuhan orang-orang Kristen dan lain-lain yang terkena dampak konflik dan mencari perdamaian melalui negosiasi dan diplomasi. Menyerukan doa agar mereka dapat kembali ke rumah mereka dan "untuk hidup bermartabat dalam keamanan," kata Paus Francis

Paus juga menguatkan mereka tidak sendirian. Bahwa ia ada di sini untuk mendorong mereka dan membiarkan mereka tahu betapa berharganya kehadiran dan kesaksian mereka. Dan, ia berharap suatu hari datang mengunjungi mereka secara pribadi, untuk menghibur mereka.|news.va|Winda Efanur FS|

back to top