Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Inilah 7 masjid di Rusia yang mirip dengan istana

Inilah 7 masjid di Rusia yang mirip dengan istana

KoPi| Agama Islam di Rusia telah mengalami perkembangan yang amat pesat hingga menjadi agama terbesar kedua setelah Kristen Ortodoks. Tak kurang dari 28 juta penduduk Rusia menganut agama Islam. Untuk itu jangan heran jika banyak dibangun masjid-masjid yang menakjubkan di negara yang dulunya komunis ini.

Masjid Rusia tidak hanya mewakili perwujudan diterimanya agama Islam di Rusia, tetapi juga menjadi salah satu daya tarik wisatawan karena arsitekturnya yang luar biasa. Tiga diantaranya menjadi masjid terbesar di Eropa dan menjadi masjid yang terletak paling utara di dunia.

Secara resmi jumlah masjid di Rusia mencapai 6790 masjid, namun jumlah sebenarnya jauh lebih besar dan terus bertambah. Berikut 7 masjid yang paling mengesankan di Rusia:

1.    Heart of Chechnya

Heart of Chechnya adalah salah satu masjid terbesar di Eropa dan bahkan di dunia yang dibangun oleh Akhmad Kadyrov, presiden pertama Republik Chenchnya. Masjid ini dapat menampung lebih dari 10.000 orang. Total luas kompleks masjid sekitar 14 hektar. Menaranya yang terletak di keempat sisi masjid memiliki tinggi hingga 63 meter. Dinding eksterior dan interior masjid dihiasi dengan marmer. Para ahli didatangkan dari Turki untuk melukis ayat Al-Qur'an di dinding masjid dengan menggunakan emas dengan kualitas terbaik. Di masjid, ada delapan tempat lilin yang terbuat dari kristal Swarovski. Untuk membuatnya, mereka menggunakan beberapa ton perunggu dan 2,5 kg emas dengan kualitas tinggi.

2.    Kul Sharif

Pada pertengahan abad ke-16, tentara Rusia yang dipimpin oleh Ivan Grozny berhasil menaklukkan Kazan, ibukota Kazan Khanate yang saat itu didominasi islam. Pasukan Ivan Grozny kemudian mengambil “Kazan Cap” untuk dibawa ke Moskow. Bentuk "Kazan Cap" inilah yang mengilhami arsitektur masjid Kul Sharif. Masjid dibangun di tempat menara legendaris yang hancur oleh Ivan Grozny selama agresinya. Masjid ini dapat menampung 1.500 orang di dalam, sementara lebih dari 10.000 orang dapat ditampung di halamannya. Masjid ini dibangun sepenuhnya oleh swadaya masyarakat. Di ruang utama masjid, ada buku dengan nama-nama dari 40.000 orang dan kelompok organisasi yang telah menyumbangkan dana dalam pembangunan masjid.

3.    Derbent Juma

Masjid Derbent Juma merupakan masjid tertua di wilayah Rusia yang dibangun pada tahun 773. Pada tahun 1930, masjid ini ditutup selama kampanye ateis oleh pemerintah Soviet yang kemudian digunakan sebagai penjara. Di pertengahan abad ke-20 masjid ini kembali dibuka dan sekarang telah terdaftar di UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia.

4.    Noorda Kamal

Noorda Kamal merupakan masjid yang terletak paling utara di dunia yang telah masuk dalam Guiness Book of Record. Masjid ini adalah salah satu situs yang paling indah di kota Kutub Utara Norilsk. Arsitektur masjid dibangun sesuai dengan desain tertentu yang berbeda dari masjid tradisional lainnya. Hal ini disesuaikan dengan kondisi iklim kutub sendiri. Dindingnya dibuat dari batu bata yang tidak membeku dan tahan terhadap angin kencang. Masjid ini dibangun oleh seorang pengusaha bernama Mithada Bikmeyeva yang lahir di Norilsk. Sebagai penghormatan, Noorda Kamal merupakan gabungan nama orang tua Mithada, ayahnya bernama Nuritdin dan ibunya bernama Gaynikamal.

5.    Lala-Tulip

Masjid Lala-Tulip merupakan pusat utama agama islam di republik Bashkortostan. Pembangunannya di dapat dari swadaya masyarakat. Masjid ini tampak menarik karena bentuk dan warna bangunan utama masjid, mirip dengan bentuk bunga tulip yang mekar serta terdapat dua menara yang menyerupai bentuk tunas. Tulip sendiri merupakan simbol dari masyarakat Turki zaman kuno. Menurut legenda Bashkir, kebahagiaan terletak di dalam bunga tulip.  Lala-Tulip dapat menampung hingga 1.000 jamaah, dan menaranya yang setinggi 53 meter merupakan yang tertinggi ketiga di Rusia.

6.    Sunni/ Mukhtarov

Masjid Sunni terletak di tepi kiri Sungai Terek yang merupakan salah satu simbol dari Vladikavkaz, ibukota Kaukasus Republik Ossetia. Masjid ini dibangun dari tahun 1905 sampai 1908. Murtaza Agha Mukhtarov, seorang jutawan minyak, membiayai pembangunan masjid, sebagai wujud kasih sayang terhadap istrinya yang berasal dari Vladikavkaz. Masjid ini dibangun dengan gaya Mesir, dan menyerupai bangunan Universitas Al-Azhar. Pada tahun 1934, dewan kota Soviet memutuskan untuk menghancurkan masjid ini. Namun YI Betkenev, komandan Tatar, memerintahkan anak buahnya untuk melindungi masjid. Dewan kota kemudian menyerah dan memberi status “monumen arsitektur” kepada masjid Sunni atau Mukhtarov.

7.    St. Petersburg

Masjid Saint Petersburg didirikan pada tahun 1910 untuk menghormati Emir Bukhara, sebagai tanda bergabungnya Asia Tengah dengan Rusia. Hal ini terjadi di bawah kepemimpinan Alexander III, ketika pemerintah mencoba untuk menghormati kepentingan komunitas muslim, di mana ada lebih dari 8.000 orang yang beragama islam pada saat itu. Ketika dibangun pada tahun 1913, St. Petersburg merupakan masjid terbesar di Rusia. Masjid ini dapat menampung hingga 5.000 jamaah. Dua menaranya mencapai 49 meter dan kubahnya selebar 39 meter. Kubah Masjid St Petersburg sangat mirip dengan Gur Emir Mausoleum di Samarkand, di mana abu dari Tamerlane, para penakluk Asia Tengah, disimpan.|http://travel.rbth.com|

back to top