Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Inilah 10 opini ilmuan non-muslim mengenai Al-Qur’an

Inilah 10 opini ilmuan non-muslim mengenai Al-Qur’an

KoPi| Al-Qur’an telah diakui sebagai kitab suci yang dapat membimbing manusia dan dapat digunakan sebagai sumber keilmuan. Tak hanya umat muslim, beberapa sudut pandang pun telah dikemukakan para ilmuan non-Muslim tentang Al-Qur’an.

Al-Qur’an adalah kitab suci agama Islam. Umat Islam sendiri percaya bahwa Al-Qur'an merupakan puncak sekaligus penutup wahyu Allah yang diperuntukkan bagi manusia. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengetahui isi dan maksud Al Qur'an. Banyak proses penerjemahan dan penafsiran dilakukan dalam berbagai bahasa. Tak mengeherankan bila para ilmuan dunia mengemukakan pendapatnya mengenai Al-Qur’an.

Berikut  beberapa pendapat para ilmuan mengenai Al-Qur’an:

1. Albert Einstein

Menurut Einstein, Al-Qur’an bukanlah buku kumpulan rumus aljabar ataupun geometri, tetapi Al-Qur’an merupakan kumpulan aturan yang membimbing manusia ke jalan yang benar, jalan yang tidak dapat ditolak oleh filsuf terkemuka sekalipun.

2. Will Dorant 

Bagi Dorant, Al-Qur’an bukan hanya mengurusi urusan yang bersifat ilahiyah (ketuhanan) saja, namun Al-Qur’an juga memperhatikan urusan-urusan yang bersifat duniawi. Al-Qur’an berisi aturan yang mencakup seluruh kehidupan manusia, seperti mengenai sopan santun, kesehatan, pernikahan, perceraian, perawatan bagi anak-anak, mengenai hewan, budak, politik, jual-beli, hutang, perjanjian, hukum, perang dan perdamaian. Al-Qur’an menciptakan keyakinan murni dalam jiwa, yang bebas dari sikap-sikap yang buruk dan tradisi menyembah berhala. Al-Qur’an telah membentuk prinsip-prinsip bagi umat muslim.

3. Napoleon Bonaparte 

Napoleon berpendapat bahwa Al-Quran adalah satu-satunya kitab yang bisa menjawab permasalahan kemakmuran umat manusia. Ia berharap untuk dapat menyatukan semua ilmuan di seluruh dunia untuk bersama-sama membangun masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip yang terdapat dalam Al-Quran.

4. Gandhi 

Bagi Gandhi, dengan mempelajari Al-Qur’an, setiap orang akan dapat mengetahui rahasia dari wahyu serta mendapati pengetahuan tentang agama. Ia menambahkan bahwa dalam Al-Qur’an kita tidak akan menemukan apa-apa yang memungkinkan seseorang untuk mengubah agama orang lain. Dengan kata lain, Al-Qur’an mengatakan"tidak ada paksaan dalam beragama."

5. Dr Johan Wolfgang Von Goethe

Pada tahun 1832, Woflgang mengatakan bahwa selama bertahun-tahun yang panjang, para pendeta mencegah masyarakat untuk memahami realitas Al-Qur’an dan kehebatan orang yang menyampaikannya (Nabi Muhammad SAW). Bagi penyair Jerman ini, dengan perkembangan ilmu pengetahuan, Al-Qur’an akan menarik perhatian manusia dan menjadi poros pemikiran.

6. Leo Tolstoy

Tolstoy, seorang filsuf Rusia, pernah mengatakan bahwa Al-Qur’an mengandung realitas dan prinsip-prinsip yang jelas. Seluruh umat manusia dapat memanfaatkannya secara umum.

7. DR. Marks (1818-1883)

DR.Marks berpendapat bahwa Al-Qur’an berisi pesan ilahi yang merangkum semua kitab suci bagi semua bangsa. Dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang berhubungan dengan pentingnya belajar ilmu pengetahuan, berpikir, berdiskusi, dan berlatih. Baginya, ayat-ayat tersebut telah memperbaiki banyak kesalahan manusia.

8. Dr Shebly Shommyel 

Shommyel adalah seorang mahasiswa yang pernah belajar pada Darwin. Ia mengatakan bahwa Nabi orang islam (Nabi Muhammad) telah menarik perhatian dunia dengan kebijaksanaannya, yang ia ambil dari Al-Qur’an, sehingga membuat mereka sadar terhadap kebajikan Al-Qur’an.

9. Charles Francis

Francis mengatakan bahwa Alkitab adalah kitab yang tidak semua orang Amerika mengetahuinya, berbeda dengan Al-Qur’an yang diketahui oleh setiap penganutnya dan itu bukan merupakan sebuah kebohongan. Profesor Amerika ini menambahkan bahwa tidak menyadari kehadiran Alkitab merupakan keberuntungan bagi agama.

10. PH Corbin

Corbin menyatakan bahwa jika memang benar bahwa Muhammad hanya bertakhayul dan Al-Quran bukanlah sebuah wahyu, maka Muhammad tidak akan pernah berani menantang seluruh manusia untuk menandingi ilmu pengetahuan yang terdapat di Al-Qur’an. Tidak ada seorangpun yang pernah melakukan apa yang Muhammad lakukan. |roshd.org|

back to top