Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Gay AS disambut baik Gereja Vatikan. Ini tanda .. ?

Jeannine Gramick and Francis DeBernardo Jeannine Gramick and Francis DeBernardo

KoPi|Sebuah kelompok hak asasi gay Katolik Amerika terkemuka diberi perlakuan istimewa untuk pertama kalinya di audiensi dengan Paus Francis pada hari Rabu lalu. Seorang anggota melihat ada tanda perubahan dalam Gereja Katolik Roma.

"Ini karena efek dari Francis," kata Suster Jeannine Gramick, co-pendiri departemen baru yang memperjuangkan homoseksual Katolik  di lingkungan Gereja dengan 1,2 juta anggota.

Gramick dan Direktur Eksekutif Francis DeBernardo memimpin ziarah umat Katolik 50 homoseksual di Lapangan Santo Petrus.

Mereka mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara ketika kelompok datang ke Roma untuk berziarah, dahulu Francis John Paul dan Benediktus, "mereka hanya mengabaikan kita".

Kali ini, seorang uskup AS dan seorang pejabat Vatikan yang menyambut baik. Saat Paus lewat, mereka menyanyikan "All are Welcome," sebuah himne melambangkan keinginan mereka untuk Gereja lebih inklusif.

Daftar peserta yang dirilis oleh Vatikan, mereka menyebut kami saudara tidak menyebutkan kami adalah organisasi hak gay.

"Ini gerakan dalam Gereja kita, gerakan untuk menyambut orang-orang dari luar lebih dekat ke dalam," kata Gramick di Lapangan Santo Petrus.

Beberapa bulan setelah terpilih, Francis membuat komentar yang sekarang terkenal tentang bagaimana dia tidak bisa menghakimi orang gay yang memiliki niat baik dan mencari Tuhan.

Tapi sejauh ini menunjukkan ada tanda-tanda Gereja akan mengubah ajarannya bahwa sementara homoseksualitas tidak berdosa.

Oktober lalu, uskup dari seluruh dunia mengadakan pertemuan di Roma membahas gay. Memperdebatkan untuk menerima gay dalam gereja.

DeBernardo mengatakan gay Katolik dan pasangan lesbian dan keluarga non-tradisional lainnya harus diundang untuk pertemuan, yang dikenal sebagai sinode, untuk berbicara dengan para uskup tentang iman mereka dan seksualitas mereka. |reuters.com |Winda Efanur FS|

back to top