Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

4,900 pemandu siap melayani jamaah haji

4,900 pemandu siap melayani jamaah haji

Saudi-KoPi, Sekitar 4,900 orang dari anggota pandu/pramuka siap melayani jamaah haji di Makkah dan Madinah, menurut sekjen asosiasi pandu Saudi Arabian Scouts Association (SASA).

Para anggota pandu tersebut akan membantu jamaah yang lupa jalan menuju maktabnya dan membantu para orang tua dan anak-anak, ujar Dr. Abdullah Al-Fahad. Ada 20 titik pusat anggota pandu di kedua tempat suci tersebut.

Para anggota pandu tersebut membantu kinerja menteri haji, kesehatan, walikota, dan kecamatan sehingga masing-masing mereka tugasnya bervariasi. Mereka memantau kadaluarsa makanan, kartu kesehatan, dan membantu pergerakan jamaah di Makkah dan Madinah.

SASA mengatakan tahun ini akan meneruskan tradisinya yang sudah berlangsung 38 tahun dan akan menggunakan sebuah kendaraan uatan tahun 1976.

Mobil tua tersebut, yang masih dalam kondisi bagus akan menjelajahi Mina dan Arafah untuk memberikan pelayanan kepada jamaah yang membutuhkan.

Selama 38 tahun, mobil tersebut hanya digunakan 45 hari per tahun dan setelah selesai musim haji kemudian di parker di SASA Riyadh.

Muhammad al-Anqari, yang mengkomandoi transportasi dan camp haji bagi SASA, mengatakan mobil tersebut masih dalam kondisi bagus karena para karyawan menjaga semua properti SASA dengan baik dan tidak pernah menghabiskan uang publik.


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top