Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

4,900 pemandu siap melayani jamaah haji

4,900 pemandu siap melayani jamaah haji

Saudi-KoPi, Sekitar 4,900 orang dari anggota pandu/pramuka siap melayani jamaah haji di Makkah dan Madinah, menurut sekjen asosiasi pandu Saudi Arabian Scouts Association (SASA).

Para anggota pandu tersebut akan membantu jamaah yang lupa jalan menuju maktabnya dan membantu para orang tua dan anak-anak, ujar Dr. Abdullah Al-Fahad. Ada 20 titik pusat anggota pandu di kedua tempat suci tersebut.

Para anggota pandu tersebut membantu kinerja menteri haji, kesehatan, walikota, dan kecamatan sehingga masing-masing mereka tugasnya bervariasi. Mereka memantau kadaluarsa makanan, kartu kesehatan, dan membantu pergerakan jamaah di Makkah dan Madinah.

SASA mengatakan tahun ini akan meneruskan tradisinya yang sudah berlangsung 38 tahun dan akan menggunakan sebuah kendaraan uatan tahun 1976.

Mobil tua tersebut, yang masih dalam kondisi bagus akan menjelajahi Mina dan Arafah untuk memberikan pelayanan kepada jamaah yang membutuhkan.

Selama 38 tahun, mobil tersebut hanya digunakan 45 hari per tahun dan setelah selesai musim haji kemudian di parker di SASA Riyadh.

Muhammad al-Anqari, yang mengkomandoi transportasi dan camp haji bagi SASA, mengatakan mobil tersebut masih dalam kondisi bagus karena para karyawan menjaga semua properti SASA dengan baik dan tidak pernah menghabiskan uang publik.


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top