Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

4,900 pemandu siap melayani jamaah haji

4,900 pemandu siap melayani jamaah haji

Saudi-KoPi, Sekitar 4,900 orang dari anggota pandu/pramuka siap melayani jamaah haji di Makkah dan Madinah, menurut sekjen asosiasi pandu Saudi Arabian Scouts Association (SASA).

Para anggota pandu tersebut akan membantu jamaah yang lupa jalan menuju maktabnya dan membantu para orang tua dan anak-anak, ujar Dr. Abdullah Al-Fahad. Ada 20 titik pusat anggota pandu di kedua tempat suci tersebut.

Para anggota pandu tersebut membantu kinerja menteri haji, kesehatan, walikota, dan kecamatan sehingga masing-masing mereka tugasnya bervariasi. Mereka memantau kadaluarsa makanan, kartu kesehatan, dan membantu pergerakan jamaah di Makkah dan Madinah.

SASA mengatakan tahun ini akan meneruskan tradisinya yang sudah berlangsung 38 tahun dan akan menggunakan sebuah kendaraan uatan tahun 1976.

Mobil tua tersebut, yang masih dalam kondisi bagus akan menjelajahi Mina dan Arafah untuk memberikan pelayanan kepada jamaah yang membutuhkan.

Selama 38 tahun, mobil tersebut hanya digunakan 45 hari per tahun dan setelah selesai musim haji kemudian di parker di SASA Riyadh.

Muhammad al-Anqari, yang mengkomandoi transportasi dan camp haji bagi SASA, mengatakan mobil tersebut masih dalam kondisi bagus karena para karyawan menjaga semua properti SASA dengan baik dan tidak pernah menghabiskan uang publik.


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top