Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pasar Cibinong, mewah tapi bermasalah

Pasar Cibinong, mewah tapi bermasalah

Pasar Cibinong, di pinggir kota Bogor terbilang pasar yang mewah. Dibangun sebagai sarana ekonomi bagi masyarakat Bogor. Meskipun mewah, sayangnya, masih banyak menyimpan persoalan.

Bila menyebut pasar tradisionil –yang terbayang adalah becek, kumuh, bau, dan hal-hal yang identik dengan kotor. Namun gambaran pasar seperti sudah bukan lagi menjadi wajah Pasar Cibinong yang sekarang. Perenovasian dan perubahan wajah Pasar Cibinong yang dilakukan Pemda Bogor membuat pasar tradisional tersebut terlihat lebih modern dan layak pandang.

Dengan proses yang panjang, setelah hampir empat tahun lebih perombakan, kini Pasar Cibinong menjadi pasar tradisional yang modern. Dengan latar berwarna hijau menandakan pasar tradisional ini hendak membawa kemakmuran bagi mereka yang mencari nafkah disana. Ini merepresentasikan bahwa pasar tradisional hendaknya menjadi jantung peredaran uang di masayarakat dan perbaikan taraf hidup masyarakat menengah bawah.

Sayangnya, kondisi ini belum sepenuhnya dimaksimalkan pedagang. Banyak pedagang yang masih betah untuk berjualan dilokasi yang lama. Masih banyak kios-kios kosong yang belum dimanfaatkan dan digunakan oleh pedagang. Nampaknya mereka memiliki alasan tersendiri mengapa masih berjualan dilokasi yang lama.

Akibatnya, hal ini seperti tidak mengatasi permasalahan seperti kemacetang dan lain-lain. Tujuan dengan direnovasinya Pasar Cibinong adalah untuk menambah daya tampung bagi pedagang untuk berjualan dan mengurangi kemacetan akibat pedagang yang tumpah sampai ke jalan. Namun dengan berpindahnya lokasi berjualan akibat renovasi pasar, ini seperti memindahkan lokasi kemacetan ke tempat berbeda.

Selain itu, lokasi pasar yang tepat disebelah Carefour menjadikan wajah dari pasar swalayan ini sedikit cemong dengan kekumuhan yang diciptakan pedagang-pedagang pindahan. Akses masuk menuju pasar swalayan ini menjadi terhambat, dan apabila hujan menerjang, genangan-genangan air bercampur lumpur tersebar dan menimbulkan aroma khas pasar tradisional. Hal ini justru menggangu pelanggan dari pasar swalayan tersebut.

Pemerintah daerah Bogor bukannya tanpa usaha untuk mengatasi masalah ini, tapi memindahkan pedagang ke dalam pasar yang baru bukanlah perkara yang mudah. Sewa lapak yang terbilang mahal bagi sejumlah pedagang mengakibatkan kurangnya minat dari pedagang untuk memindahkan lokasi dagangannya. Selain itu, masih sepinya pengunjung juga menyebabkan mereka enggan pindah.

Yang masih perlu diperhatikan dalam penataan tata ruang pasar ini adalah lokasi parkir kendaraan yang bisa dibilang masih semerawut. Kendaraan roda dua banyak yang parkir tidak dilokasi semana mestinya. Mereka parkir di pinggir sungai sebelah barat pasar tersebut. Kendaraan roda empat yang parkir di belakang pasar harus memutar jika ingin keluar karena akses keluar mereka terhalang oleh kendaraan roda dua yang parkir.

Selain tata letak lokasi parkir, penataan lokasi pedagang juga bisa dibilang masih semerawut. Pedagang daging, ikan, dan sayuran masih dijadikan satu. Hal ini mengakibatkan banyak pembeli yang kesulitan jika mencari kebutuhan yang akan mereka beli. Ini yang menjadikan Pasar Cibinong masih sepi pembeli.

Pasar Cibinong menjadi harapan dan tumpuan masyarakat Cibinong untuk memberikan warna baru dikotanya. Pasar yang menjadi pasar termewah di Kabupaten Bogor ini menjadi perwujudan berkembangnya taraf kehidupan masyarakat Cibinong. Ini seharusnya ditunjang dengan berbagai kemudahan dalam mengakses dan bertransaksi di dalamnya. Jika permasalahan seperti parkir dan tata letak ruang tidak segera diatasi, bukan tidak mungkin Pasar Cibinong hanya sekedar menjadi bangunan mewah tak bertuan bukannya menjadi kebanggan warga Cibinong.

back to top