Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Budaya semut

en.wikipedia.org en.wikipedia.org

Semut merupakan jenis serangga kecil yang memiliki banyak species. Species yang dimiliki lebih dari 12.000 jenis. Binatang ini biasanya sangat menyukai hal-hal yang berbau dan memiliki rasa manis misalnya, gula, kecap, madu, dan masih banyak lagi. Seringkali terlihat keluar masuk  “lubang” atau biasa disebut “sarang”  bagi mereka yang terdapat di setiap sudut tembok rumah.

Bukan hanya manusia saja yang memiliki budaya disetiap daerah-daerah tertentu. Semut pun punya budaya baik yang bisa kita contoh. Bahkan budaya semut tidak dibagi atas daerah atau apapun, melainkan hampir semua species semut menerapkan budaya ini. Apa aja sih budaya yang mereka terapkan?

Terkadang manusia tidak mempunyai rasa sosial yang tinggi, apalagi jika kita lihat orang yang hidup di kota-kota besar. Jangankan berjabat tangan, senyumpun mereka enggan kepada tetangga. Lain lagi dengan semut. Mereka mempunyai rasa sosial yang amat tinggi. Jika anda perhatikan, ketika semut berjalan, maka dia akan menyapa semut yang lain dengan cara bersalaman. Menurut penelitian, mereka melakukan ini agar satu sama lain mengetahui apakah ada makanan atau ada musuh didaerah yang mereka datangi sebelumnya melalui antena yang terdapat di kepala mereka.

Jika manusia tidak selalu kompak masalah makanan. Lain halnya dengan semut yang selalu kompak untuk mendapatkan makanan yang mereka cari. Ketika satu semut mendapatkan makanan, maka ia akan segera memberitahu kepada semut yang lainnya sehingga mereka saling bergotong royong membawa makanan tersebut ke sarang mereka.

Budaya yang patut dicontoh dari semut, yaitu tidak mudah menyerah. Semut selalu berusaha keras untuk mencapai tujuan yang mererka tuju sejauh apapun atau sekeras apapun. Ini terlihat dari perjalanan semut yang sangat tidak mengenal lelah. Dimana mereka harus mendaki pepohonan, terhalang batu, terinjak-injak manusia, jatuh lalu kembali lagi tetap saja mereka tidak pernah menyerah akan hal itu. Inilah yang patut dicontoh oleh manusia.

Terakhir yang menjadi budaya semut adalah saat musim panas tiba, ia malah mempersiapkan makanan untuk mereka di musim hujan nanti. Sebaliknya, jika musim hujan tiba mereka mencari makanan untuk persediaan di musim panas. Itu semua dilakukan agar stok makanan disarang mereka tidak habis. Hebat bukan?
Jadi itulah beberapa budaya semut yang membuat kami terkagum tak percaya melihatnya. Kekuasaan tuhan begitu besar. Ia tidak sembarangan menciptakan makhluk hidup yang sempurna maupun yang tidak sempurna.


back to top