Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Budaya antri di Jepang

Budaya antri di Jepang

Antri dapat diartikan sebagai sesuatu untuk menunggu giliran atau kesempatan yang berkaitan dengan pelayanan umum. Budaya mengantri memang sangat  sulit diterapkan di negara kita ini karena kebiasaan mereka yang selalu mementingkan diri sendiri dibanding kepentingan bersama. Meskipun dengan mengantri kita dapat melatih kesabaran dan menahan emosi.

Berbeda sekali dengan Negara Jepang yang membudayakan antrian. Negara ini sangat menghormati budayanya. Antrian di Negara ini tidak seperti di Negara kita, padahal di Jepang antrian mereka lebih panjang dan ada disetiap jalan dibanding negara kita ini tetapi mereka melakukan itu dengan tenang tidak mengambil hak orang lain dan sangat menghormati orang lain.

Padahal mereka juga mempunyai kepentingan pribadi dan waktu yang sama dengan kita tetapi mereka sangat menghargai kepentingan bersama. Sebenarnya di Jepang tidak ada tanda batasan yang mengatur arah antrian mereka mengaturnya sendiri dengan rapih karena kebiasaan budaya mengantri merekalah yang menciptakan keteraturan dengan sendirinya, tidak seperti di Negara kita ini yang walaupun sudah dibuat batasan arah antrian tetap saja terkesan berantakan karena orang-orang yang tidak sabar dan ingin mendapatkan celah untuk menerobos antrian.

Rupanya budaya mengantri memang sudah sangat melekat diri orang-orang Jepang ini. Memang dengan mengantri sangat mencerminkan kepribadian diri suatu bangsa. Inilah yang membedakan kita dengan orang-orang Jepang ini. Pantas saja Negara Jepang ini lebih maju daripada negara kita karena kebiasaan mereka yang dapat mengatur waktu, selalu menghargai orang lain dan tidak mengambil hak milik orang lain.

Dengan mengantri kita dapat mempelajari sebab akibat karena datang terlambat kita harus menerima akibat yaitu dengan mengantri. Dan tentunya harus tenang dan tidak mengambil hak milik orang lain dan menghargai orang lain yang datang lebih dulu saat mengantri. Karena kita tidak bisa egois, menyadari semua orang juga mempunyai kepentingan masing-masing.

Mengantri memang sangatlah membuat kita jenuh dan bosan tetapi kita dapat  menyibukan diri dengan membaca buku ataupun surat kabar seperti orang Jepang lakukan saat mengantri karena walaupun sedang mengantri kita pun tidak tertinggal berita dan menambah pengetahuan ataupun menyibukan diri berbincang-bicang dengan orang yang juga ikut mengantri dan kita pun dapat mempunyai banyak teman baru dengan mengantri.

Budaya mengantri sangatlah banyak keuntungannya karena dapat merubah kepribadian kita. Dengan mengantri kita mendapatkan banyak keuntungan karena kita lebih sabar, sopan santun, selalu menahan emosi, menghargai orang lain, jujur karena mengantri sesuai urutan yang didapat, mengurangi keegoisan, dapat mengatur waktu, meningkatkan kesadaran akan kepentingan bersama, dapat bersosialisasi dan mendapat pengetahuan baru.

Seharusnya di Negara kita ini harus menerapkan budaya mengantri sejak dini. Menerapkan budaya itu sangatlah sulit dibanding harus memperlajari rumus matematika karena budaya mengantri berkaitan erat dengan perilaku diri seseorang yang butuh waktu untuk merubahnya. Maka dari itulah jika ingin mencerminkan perilaku yang baik ciptakanlah budaya mengantri.






back to top