Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Zara Fashion Menarik Piyama 'Holocaust' dari Pasaran

Zara Fashion Menarik Piyama 'Holocaust' dari Pasaran

Winda Efanur FS


London-KoPi, Raksasa fashion Zara menarik piyama bergaris bintang kuning pada seluruh toko setelah salah seorang user sosial media menyamakan mereka dengan seragam yang dikenakan oleh tahanan Yahudi di kamp tahanan pada Perang Dunia II.

 Pada T-shirt anak-anak menampilkan bintang kuning enam menunjuk, dengan kata “sherif” tertulis di bagian depan. Kemeja ini tersedia di retail Spanyol rantai belanja online Eropa dan Israel.


Jurnalis Israel Dimi Reider termasuk orang pertama yang mengakui kemiripannnya
Blogging on 972mag.com, dia mengatakan. Ini kemeja SHERIFF untuk anda yang berusia tiga tahun.
Tidakah ini, cukup mengingatkan anda?


Sejak kejadian itu Zara meminta maaf dan menarik item dari pasaran toko-toko.


Rabbi Dr Jonathan Romain, menteri dari Maidenhead Synagogue, mengatakan pada London telegraph, kemeja itu bisa sebuah kesalahan yang tidak disengaja tapi mengingatkan luka memori Holocaust.


 “Hal ini lebih berarti kebetulan daripada penghinaan yang disengaja. Karena kesalahan itu Zara secepatnya menarik produk”, kata Jonathan.


Hal ini bukan pertama kalinya Zara mengalami masalah. Pada September 2007, dia harus menarik tas dengan hiasan swastika di pertokoan Inggris.

back to top