Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Zara Fashion Menarik Piyama 'Holocaust' dari Pasaran

Zara Fashion Menarik Piyama 'Holocaust' dari Pasaran

Winda Efanur FS


London-KoPi, Raksasa fashion Zara menarik piyama bergaris bintang kuning pada seluruh toko setelah salah seorang user sosial media menyamakan mereka dengan seragam yang dikenakan oleh tahanan Yahudi di kamp tahanan pada Perang Dunia II.

 Pada T-shirt anak-anak menampilkan bintang kuning enam menunjuk, dengan kata “sherif” tertulis di bagian depan. Kemeja ini tersedia di retail Spanyol rantai belanja online Eropa dan Israel.


Jurnalis Israel Dimi Reider termasuk orang pertama yang mengakui kemiripannnya
Blogging on 972mag.com, dia mengatakan. Ini kemeja SHERIFF untuk anda yang berusia tiga tahun.
Tidakah ini, cukup mengingatkan anda?


Sejak kejadian itu Zara meminta maaf dan menarik item dari pasaran toko-toko.


Rabbi Dr Jonathan Romain, menteri dari Maidenhead Synagogue, mengatakan pada London telegraph, kemeja itu bisa sebuah kesalahan yang tidak disengaja tapi mengingatkan luka memori Holocaust.


 “Hal ini lebih berarti kebetulan daripada penghinaan yang disengaja. Karena kesalahan itu Zara secepatnya menarik produk”, kata Jonathan.


Hal ini bukan pertama kalinya Zara mengalami masalah. Pada September 2007, dia harus menarik tas dengan hiasan swastika di pertokoan Inggris.

back to top