Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Ssst, dokter ini beberkan rahasia biar terlihat muda kembali

Ssst, dokter ini beberkan rahasia biar terlihat muda kembali
Setelah mengetahui efek penuaan dini karena sagging, lantas perawatan apa yang perlu dilakukan untuk mencegah dan mengatasi sagging tersebut?

Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Surabaya Skin Centre, Dr. Irmadita Citrashanty, Sp.KK mengatakan, sebetulnya perawatan untuk mengatasi sagging ada berbagai macam. Ada yang hasilnya langsung terlihat hanya dalam satu kali tindakan, ada juga yang perlu beberapa kali tindakan agar hasilnya terlihat optimal.

“Untuk yang immediate result misalnya bisa menggunakan filler. Itu fungsinya untuk mengatasi atrofi lemak tadi, jadi lemaknya di bagian wajah yang berkurang diisi sehingga ligamen yang menahan lemak tadi terangkat. Dengan begitu wajah jadi terlihat lebih muda,” terang dokter cantik lulusan Universitas Airlangga tersebut.

Ia menambahkan, beberapa produk filler bahkan bisa menstimuli timbulnya kolagen. Produk filler semacam ini banyak disukai, karena begitu keluar dari ruang perawatan selain hasilnya bisa langsung terlihat, hasilnya juga lebih optimal seiring berjalannya waktu.

Perawatan lain yang bisa dilakukan adalah thread lift atau tanam benang. Dengan menanam jarum dan benang, bagian tubuh yang mengalami sagging akan terangkat. Tindakan ini juga bisa memicu tumbuhnya kolagen. Namun, thread lift lebih disarankan untuk proses sagging yang masih skalanya ringan.

Untuk sagging yang sedang-berat, prosedurnya tidak bisa satu kali. Perawatan yang disarankan misalnya menggunakan HIFU (High Frequency Ultrasound) atau Radio Frequency. Alat tersebut memang dirancang untuk menstimulasi kolagen agar wajah lebih kencang dan ligamen yang mengendur bisa kembali kencang. Karena tujuannya untuk menstimulasi, proses perawatan harus dilakukan berulang-ulang.

“Intinya treatment yang menimbulkan panas bisa menstimulasi kolagen. Karena ketika jaringan terkena panas, jaringan tersebut akan mengalami jejas dan meregenerasi dengan sendirinya. Regenerasi jaringan itu akan memicu kolagen, sehingga wajah dan bagian tubuh yang mengendur dapat menjadi lebih kencang dan terlihat lebih muda,” ungkap Dr. Dita. | Amanullah Ginanjar W.

back to top