Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Gadis India Korban Serangan Asam Pose Cantik

Gadis India Korban Serangan Asam Pose Cantik

Winda Efanur FS


India-KoPi, Seorang wanita muda korban dari serangan asam di India berpose cantik bersama korban lainnya. Dengan mengenakan desain clothing line barunya. (14/8).

Desainer India, Rupa beserta Rita, Sonam, Laxmi dan Chancal menjadi model pakaian barunya dengan fotografer Rahul Saran. Kelima wanita ini adalah korban serangan asam yang sangat dikenal masyarakat.

Pada tahun 2008, rupa mendapat luka serius karena ibu tirinya melempar asam ke wajahnya saat dia tidur. Diduga Rupa ditinggalkan begitu saja selama enam jam tanpa pertolongan medis hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

“Saya ingin menjadi desainer tetapi karena serangan itu, saya sempat vakum”, kata gadis 22 tahun itu kepada The daily Mail. Saya malau dan tidak nyaman dengan bekas luka ini, saya selalu menutupinya dengan syal," Kata Rupa.

Rupa saat ini bekerja di asosiasi Stop Acid Attacks, yang membantu para korban bisa diterima masyarakat.

Kelompok ini telah membangun pusat dukungan, yang disebut Chhaon, tempat dimana para korban mendapat bantuan medis.

“Chhaon mengembalikan kepercayaan diri saya lagi,” kata Rupa.

“Pemotretan ini wujud penghargaan saya kepada wanita pemberani di dunia ini. mereka yang telah berhasil melewati penyiksaan yang mengerikan. Saya bahagian menjadi bagian yang mendukung mereka,” pungkas Rupa.

back to top