Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Zara Fashion Menarik Piyama 'Holocaust' dari Pasaran

Zara Fashion Menarik Piyama 'Holocaust' dari Pasaran

Winda Efanur FS


London-KoPi, Raksasa fashion Zara menarik piyama bergaris bintang kuning pada seluruh toko setelah salah seorang user sosial media menyamakan mereka dengan seragam yang dikenakan oleh tahanan Yahudi di kamp tahanan pada Perang Dunia II.

 Pada T-shirt anak-anak menampilkan bintang kuning enam menunjuk, dengan kata “sherif” tertulis di bagian depan. Kemeja ini tersedia di retail Spanyol rantai belanja online Eropa dan Israel.


Jurnalis Israel Dimi Reider termasuk orang pertama yang mengakui kemiripannnya
Blogging on 972mag.com, dia mengatakan. Ini kemeja SHERIFF untuk anda yang berusia tiga tahun.
Tidakah ini, cukup mengingatkan anda?


Sejak kejadian itu Zara meminta maaf dan menarik item dari pasaran toko-toko.


Rabbi Dr Jonathan Romain, menteri dari Maidenhead Synagogue, mengatakan pada London telegraph, kemeja itu bisa sebuah kesalahan yang tidak disengaja tapi mengingatkan luka memori Holocaust.


 “Hal ini lebih berarti kebetulan daripada penghinaan yang disengaja. Karena kesalahan itu Zara secepatnya menarik produk”, kata Jonathan.


Hal ini bukan pertama kalinya Zara mengalami masalah. Pada September 2007, dia harus menarik tas dengan hiasan swastika di pertokoan Inggris.

back to top