Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Trend busana lebaran 2014 menurut Desainer Ria Miranda

Trend busana lebaran 2014 menurut Desainer Ria Miranda
Jakarta-KoPi - Perubahan trend busana muslim terjadi setiap tahunnya. Fashion style muslimah mulai digemari oleh masyarakat sejak tahun 2011. Muslimah mulai berani mempadu padankan gaya busana dan berhijabnya, dari penggunaan warna – warna terang elektrik, cerah, bermotif modern ataupun tradisional seperti batik dan songket.
Perancang busana muslimah, Ria Miranda (29) berpendapat bahwa trend busana lebaran di tahun 2014 ini akan lebih minimalis.

” Lebaran kali ini kalo saya perhatikan lebih ke warna pastel atau warna lembut. Dengan model baju kaftan yang longgar namun detail drape atau layer kain yang diberikan designer. Bahan satin silk adalah pilihan tepat, seperti yaga saya gunakan pada koleksi Haru dan Gadih”. Ungkap perempuan asal padang ini.

Menurut perempuan yang punya latar pendidikan Fashion, di sekolah mode ESMOD Jakarta ini, Pakaian dengan tekstur bahan yang mengkilap namun ringan memberikan kesan mewah tanpa harus menggunakan aksesoris berlebihan.
Warna putih masih dominan, dipadu dengan sentuhan warna emas. Atau jika bosan dengan warna putih bisa menggunakan warna krem, pink dan biru muda.

Ria mengungkapkan, perempuan muslimah saat ini, lebih memilih gaya busana lebaran yang simple dan minimalis karena orang sudah merasa jenuh dengan keberagaman pakaian yang terlalu heboh dan bertumpuk.
“Mungkin karena customer saya kebanyakan merupakan wanita dewasa yg tidak lagi mencari jati diri. Mereka sudah tau apa yg mereka inginkan”. Tandasnya

Reporter: Suci Wulandari

back to top