Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Jilbab menurut Oky Setiana Dewi

Jilbab menurut Oky Setiana Dewi

Yogya – KoPi-Menjadi soleh itu, tidak mudah. Muda-mudi yang taubat itu, jauh lebih hebat dibanding dengan orang tua yang taubat, karena muda-mudi itu sedang berada di puncaknya hawa nafsu.

Hal itu dikatakan artis Oky Setiana Dewi, hari ini di STIKES Aisyiyah Yogyakarta. Perempuan santun ini, dengan detail mengungkapkan makna jilbab yang sesungguhnya bagi kaum wanita. “Mengenakan hijab syar’i mempunyai banyak keutamaan, di antaranya ialah menjaga kehormatan, membersihkan hati, melahirkan akhlak yang mulia, tanda kesucian, menjaga rasa malu, mencegah dari keinginan syaithoniah, dan menjaga ghirah,” kata Oky Setiana Dewi.

Di tengah-tengah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STIKES Aisyiyah Yogyakarta, Oky Setiana Dewi, menguraikan hijab more than just a viel and inspiration for my enterpreneurship. Salah satu pemeran utama film “Ketika Cinta Bertasbih” ini mengaku, dalam hijab melalui proses panjang dalam mencari ilmu Allah. Salah satu alasan ia berjilbab adalah pada suatu ketika ibunya sedang sakit keras. Ibunya waktu itu meminta untuk menjadi anak yang solehah.

Mengenakan jilbab, menurut Oky, bukanlah suatu halangan untuk kaum muslimah dalam berkreasi, berinovasi, dan tentunya berprestasi. Buktinya, di tahun 2010, Oky Setiana Dewi mendapat penghargaan Indonesia Movie Award 2010 sebagai pendatang baru wanita terbaik dan pendatang baru wanita terfavorit. Oky membuktikan bahwa wanita berjilbab bisa berprestasi.

Perempuan yang menulis buku “Melukis Pelangi” ini berpesan, jangan pernah takut untuk tidak mendapatkan pekerjaan atau rizki bila berjilbab. “Karena Allah itu tidak akan pernah tertukar dalam memberikan rizki kepada setiap hamba-Nya,” tandasnya.


Reporter: Affan Safani Adham

back to top