Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Indahnya kalung, meskipun bukan batu mulia

Indahnya kalung, meskipun bukan batu mulia

KoPi-Pemakaian kalung sebagai perhiasan wanita sudah ada sejak zaman mesir kuno, terbukti dari penemuan batu mulia dan perhiasan yang ditemukan di Mesir. Bahkan Ratu Cleopatra mengenakan kalung besar sebagai simbol kekuasaan.

Namun pada zaman dahulu seperti di kerajaan – kerajaan eropa di abad ke – 14 para bangsawan harus menggunakan batu mulia berukuran besar untuk mendapatkan kalung yang berwarna - warni, sehingga berat kalung dapat mencapai 9 kilogram.

Kini perempuan – perempuan di dunia modern mengenakan kalung sebagai pelengkap busananya, kalung bukan lagi harus dari bahan bermaterialkan emas, berlian ataupun batu – batu mulia dengan berat yang menyiksa. Kalung dengan bahan fringe, arkilik dan kulit diminati perempuan modern.

Dengan bahan dasar yang ringan dan dapat dimodifikasi, perempuan dapat memilih berbagai macam model kalung dari desain tradisional atau desain modern. Seiring berjalannya waktu eksplorasi fashion kalung akan terus berkembang.

Suci Wulandari

back to top