Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Instagram desainer muslimah Jogja kena hack

  • Read: 333

Yogyakarta-KoPi | Akun media sosial seperti Instagram menjadi target cyber crime (kejahatan dunia internet), terutama milik para figur publik dari berbagai profesi. Salah satunya terjadi pada desainer busana muslimah Anunk Aqeela dari Yogyakarta.

Sempurnakan ibadah Ramadhan dengan balutan "Qiyamul Lail"

  • Read: 219

Jogja-KoPi| Setiap Muslim merindukan Qiyamul Lail di bulan Ramadhan, termasuk desainer muda Anunk Aqeela. Kerinduan dan kecintanya terhadap Qiyamul lail ia tuangkan dalam desain fashion terbarunya di bulan Ramadhan.

Surat Kartini: Kepada Nyonya Abendanon - Mandri -MenjelangWafat #21

  • Read: 275

Rembang, 7 September 1904

Ibuku yang tercinta,

Entah bagaimana harus saya ucapkan terimakasih atas baju bagus yang ibu hadiahkan kepada anak kami. Hadiah tersebut terlebih-lebih lagi saya hargai karena kami tahu, dalam keadaan yang bagaimana ibu mengerjakan hadiah itu kepada cucu ibu.

Surat Kartini: Kepada Nyonya van Kol #20

  • Read: 148

1 Agustus 1903

Sepatah kata akan mengabarkan selekas-lekasnya kepada nyonya tentang perubahan baru dalam nasib hidup saya. Saya akan melakukan kewajiban kami yang mulia itu....seorang laki-laki yang cakap, mulia, akan mendampingi saya dalam usaha saya untuk bekerja bagi keperluan bangsa ini.

Surat Kartini: Kepada Estella Zeehandelaar #19

  • Read: 165

25 April 1903

Pengecut, tidak dapat dimaafkan. Kami tidak segera berkirim surat kepadamu ketika ditetapkan putusan penting bahwa untuk sementara ini kami tidak akan mengecap buah semua usahamu yang luhur itu....Semuanya telah kami duga-duga akan terjadi. Tapi, sekali-kali tidak kami sangka-sangka bahwa dengan kemauan sendiri akan kami katakan, "Kami tidak akan pergi!"

Surat Kartini: Kepada Nyonya Abendanon - Mandri #18

  • Read: 134

12 Oktober 1902

Telah sejak setahun saya mendengar sesuatu tentang diri saya yang membuat saya sedih. Katanya saya genit. Jawab dengan jujur: banyak tingkahkah saya? Kalau ya, dalam hal apa? Saya sedih karenanya, sebab saya tidak mau ada sesuatu yang tidak patut pada diri saya atau di sekitar saya.

Surat Kartini: Kepada Nyonya van Kol #17

  • Read: 188

20 Agustus 1902

Senang sekali! Berkat usaha dan kerja nyonya dan beberapa orang lainnya yang tak mengenal jerih payah, maka terbukalah mata negeri Belanda Raya untuk hal yang penting dalam pendidikan: yakni bacaan anak-anak.

Subscribe to this RSS feed