Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Untuk kamu cinta, yang sedang patah hatinya.

Untuk kamu cinta, yang sedang patah hatinya.

 

Semenjak engkau pergi, aku masih tertegun saja dalam sepi.
Menikmati detik demi detik tentang kenang kita di masa lalu.
Meski hati ini harus kurangkai lagi dalm keping-keping yang telah kau hancurkakn dalam diam.
Tapi tenang sayang, aku akan tetap jalan meski sendirian.

Patah hati, adalah duka bagi seseorang yang merasakannya. Tentu, setiap orang pasti pernah melewatinya. Ditinggalkan, meninggalkan, dipisah atau karena alasan lain merupakan asal muasal dari munculnya patah hati.

Namun, bagaimana manusia bisa tetap menjalani hidup dalam keadaan seperti itu? Terpincang-pincan untuk menikmati keindahan dunia. Ada yang akan menangis setiap malam, ada yang tidak mau makan, ada yang lupa bercukur sampai menjadi brewokan atau bahkan ada yang akan melakukan hal-hal gila lainnya.

Biarlah, lakukan apa yang kamu mau tanpa harus menyakiti dirimu sendiri. Menangis setiap malam, di balik bantal dengan sesegukan. Sebab menangis adalah cara terbaik untuk meluapkan kesedihan. Jangan hiraukan orang lain berkata apa, sebab yang tahu betapa sakitnya adalah diri kamu sendiri.

Menangislah, tumpahkan semua. Menangis seperti kamu merasa bahwa ini akan jadi tangisanmu untuk yang terakhir kalinya. Meratap bahwa ini yang terakhi kalinya kamu disakiti. Hingga kekecewaanmu telah hilang, hingga sesegukanmu telah pudar.

Bangun, untuk sekedar melihat, betapa dunia ini indah untuk kamu tangisi setiap malam. Tegaklah bahumu untuk melihat bahwa dunia ini tidak sekelam yang kamu pikirkan. Senyum seperti kamu tidak pernah sakit hati. Dan tertawa seperti kamu tidak akan lagi disakiti.

Sebab cinta, patah hati itu hal yang biasa. Meratap, menangis dan mencaci adalah serupa dimiliki oleh semua manusia. Jangan merasa kesepian, jangan merasa bahwa dunia ini tidak pernah adil tentang takdir yang kamu terima.

Menangis saja, jika ia terlampau dalam menyakitimu. Membenci saja, jika ia lupa tentang kebaikan yang kamu lakukan. Karena pada masanya, kamu akan mengerti tentang pelajaran yang kamu ambil dari patah hati.

Di balik setiap duka, pasti akan ada ujung yang bahagia. Disetiap luka pasti akan ada obatnya. Dan karena di setiap tangisanmu, akan ada pelajaran yang lebih berharga.

Maka ini, cinta, untuk kamu yang sedang patah hatinya. |Labibah

back to top