Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Revolusi bukan REFORMASI

Revolusi bukan REFORMASI

Bulan ini adalah bulan yang penuh emosi di Indonesia, pesta demokrasi terasa sangat tegang dan meriah. Dua pasangan menjadi trend topic di media apapun, mungkin ini yang membuat suasana menjadi semakin keren. Tahun ini adalah tahun pertama saya terlibat dalam pesta demokrasi, bukan karena saya ingin menjadi bagian dalam sejarah Indonesia saja, tetapi saya merasa sudah saatnya anak muda di Indonesia menjadi sebuah ancaman buat siapa saja yang ingin menggoyahkan kesatuan NKRI.

Sebagai seorang seniman, tentu saya tidak punya cukup power untuk bersuara dan di dengar banyak orang, tetapi saya punya keyakinan yang tinggi untuk mengajak anak muda bangkit bersama. 25 tahun saya hidup di Indonesia sudah sangat cukup untuk merasakan keterpurukan Indonesia sampai ke akar-akarnya. sedangkan sejarah yang saya pelajari di sekolah selalu menceritakan sifat kepahlawanan ada dan hidup di setiap darah masyarakat Indonesia. Lalu apakah yang menjadikan Indonesia selalu menjadi negara yang terpuruk?

Menurut saya, orang Indonesia mempunyai kemampuan yang diluar batas, kita bisa lihat prestasi yang telah didapat oleh banyak warga Indonesia dalam banyak hal. Tercatat seperti lomba Ilmu pengetahuan, Seni, Olahraga dan masih banyak hal telah didapat dari tangan - tangan muda di Indonesia. Tetapi mengapa masih saja negara ini tidak bisa muncul sebagai negara yang disegani bangsa lain?

Dari pemikiran itulah yang menggerakan saya untuk membuat sebuah gerakan. Dengan dukungan dari teman dan beberapa Seniman senior kami membuat Komunitas dengan nama Komunitas Negeri Symphony. komunitas yang lahir dengan pemikiran - pemikiran spontan dan apa adanya. bukan sebuah komunitas yang berniat untuk menjadi pemberontak tetapi komunitas yang ingin mendorong lahirnya pergerakan baru untuk Indonesia bangkit.

Dan terciptalah sebuah lagu yang kami persembahkan untuk Indonesia, Negara yang telah melindungi kami sampai sekarang. Ini adalah suara kami Anak - anak muda Indonesia.

Pada tahun 1998 Indonesia sudah menuliskan sejarah pergerakan anak muda dan terlahirlah Reformasi. dengan diangkatnya Demokrasi yang selalu disuarakan dimanapun dan kapanpun oleh mahasiswa dan kalangan lainnya. Kenapa istilah Reformasi yang diambil? Menurut beberapa sumber yang saya dengar, rakyat Indonesia terlalu takut dengan istilah Revolusi maka lahirlah Reformasi. Tetapi apakah Reformasi ini berjalan sesuai harapan? saya sendiri juga belum tahu apa harapan sang pencetus kata Reformasi, tapi kalo memang ini sudah sesuai harapannya, saya anggap dia belum berhasil.

Buat saya, Indonesia Tetap butuh sebuah Revolusi. bukan Revolusi dengan pemberontakan, senapan, bom, unjuk rasa, pembakaran ban, mogok makan dan aksi teatrikal dijalanan. itu hanya akan membuat kerusuhan dan pastinya membuat jalanan semakin padat yang mengganggu aktifitas banyak orang.

Kita butuh sebuah perubahan besar - besaran dengan waktu yang cepat juga. untuk itulah menurut saya kita butuh Revolusi. Tetapi seperti apa bentuk Revolusi yang Indonesia butuhkan? Tentu Indonesia sudah punya akar budaya yang bagus dan bermartabat. Bukan itu yang harus dirubah, tetapi bagaimana kita menyikapi banyak hal dengan pemikiran yang baru tetapi tetap berpijak pada budaya yang telah diwariskan kepada kita. Untuk itu kita dan semua rakyat Indonesia harus mendapatkan pendidikan yang bagus, Informasi yang menyeluruh di semua daerah dan pastinya fasilitas yang menunjang untuk mendapatkan itu semua.

Bayangkan ketika semua orang Indonesia punya pengetahuan yang baik, bukan hanya negara lain yang tidak bisa membodohi kita, tetapi wakil - wakil rakyat yang kelak akan kita pilih juga akan berpikir ulang untuk membodohi kita. Warga Indonesia akan punya tempat dimanapun, lapangan kerja dimanapun dengan Ijazah yang di dapat di Indonesia dan tidak perlu kita mengirimkan ratusan ribu TKI keluar negeri.

Saya masih memimpikan Indonesia yang seperti itu, saya berharap bukan hanya saya yang punya harapan seperti itu, tetapi juga anak-anak muda seluruh Indonesia.

Kita butuh Revolusi, tetapi bukan dengan senjata dan unjuk rasa, karna musuh kita sekarang adalah kebodohan dan pembodohan. Reformasi akan terus berjalan dan dilanjutkan dengan Revolusi Indah yang akan membuat bangsa kita semakin maju. itulah makna dari REVOLUSI MENTAL.

Media

back to top