Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Pemberani

Pemberani

Berani adalah sebuah kata yang membuat optimis ketika mendengarnya..

Namun sikap itu tidak dimiliki semua orang.. bahkan mungkin sikap sebaliknya yang dimiliki kebanyakan orang.
Berani...

Ya, jika setiap manusia berani menanggung semua konsekuensi dari setiap tindakannya maka tidak akan terdengar orang putus asa, ingin berumur pendek, ingin mati dsb..

Sayangnya kebanyakan dari kita adalah 'pegecut', pencari aman dan menjadi penakut..

Pengecut, melarikan diri dari masalah yang diciptakannya sendiri.

Pencari aman, bermain di area abu-abu.. Menggunakan kalimat-kalimat yang tidak lugas, sehingga bisa berkelit ketika tjd "tuntutan'
Penakut, tidak berani menanggung konsekuensi dari tindakan-tindakan yang diambil atau tidak pernah berani mengambil keputusan.

Menyerahkan orang lain yang mengambil keputusan shg tidak perlu ikut bertanggung jawab.

Siapakah sang Pemberani itu?

Bagiku, sang pemberani bukan yang bisa menaklukan singa, buaya atau binatang buas lainnya.. Bukan pula seorang yang mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi, dan bukan mereka yang berani memacu adrenalin...

Bagiku, sang pemberani juga :

Bukan seorang yang berbadan besar dan kuat..
Bukan seorang yang berbadan rapuh...
Bukan seorang laki-laki..
Bukan seorang perempuan..
Bukan seorang yang tinggi
Bukan seorang yang pendek..
Bukan seorang yang tampan..
Bukan seorang yang cantik..
dan bukan bukan yang lain2 ciri2 fisik yang melekat..

Bagiku... Sang Pemberani adalah seorang yang mengenali dan menerima dirinya sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Selalu menghadapi semua konsekuansi dari tindakannya dengan jiwa yang besar.. Bisa mengakui kesalahannya.. selalu bangkit dari jatuhnya. Tidak takut dengan "dianggap jelek". Tidak hanya mencari aman dan nyaman dirinya sendiri..Tidak 'bersembunyi' di balik topeng... Terbuka terhadap kritik bahkan celaan.. Membuka diri untuk berubah positif.. Waah, masih banyak rupanya...

Hmm.. Bagaimana dengan aku sendiri? seberapa tingkat keberanianku...?? Kalau dibikin rate dari angka 1-10, mungkin aku masih pada rating 1-3.. hahahaha... kasian ya....

back to top