Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

Wanita ini memberi 'kesaktian' kepada anak-anak

Wanita ini memberi 'kesaktian' kepada anak-anak

Surabaya-KoPi| Dunia makin padat dan riuh oleh persaingan dalam segala dimensi. Jika lemah, individu tak akan mampu tumbuh dalam kebahagiaan dan kemapanan sosial ekonomi. Maka bagi wanita ini, memberi 'kesaktian' kepada para generasi adalah keharusan.

Kesaktian itu dalam dunia modern sekarang adalah ilmu pengetahuan dan keterampilan. Wanita yang sering membersamai masyarakat kecil ini adalah Fatma Saifullah Yusuf, Ketua Umum BKOW Jawa Timur. Ia menjelaskan tentang kesaktian bagi para generasi masa mendatang ketika hadir dalam acara Yatim Mandiri (24/10/15). Ada 100 anak yatim yang belajar tentang kemandirian bersama Fatma.

"Anak-anak harus mendapatkan bekal kesaktian dalam bentuk pengetahuan dan keterampilan."

Fatma memberi apresiasi kepada Yatim Mandiri yang berkomitmen memupuk ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada anak-anak yatim yang tergabung di Sanggar Genius. Mereka, para anak yatim, nantinya adalah para pemimpin di dalam masyarakat. Sebagian mungkin menjadi profesional dan sebagian lagi menjadi pemimpin politik.

"Saya sendiri memberikan hal yang mungkin seorang ibu memberikan pada anak-anaknya, yaitu proses menjadi mandiri; memasak, mencuci sampai mempersiapkan pakaian sehari-hari secara rapi."

Fatma menjelaskan bahwa kemandirian harus dimulai sejak dini. Namun bukan berarti mereka kehilangan masa kanak-kanak yang membutuhkan ruang bermain. Maka bagaimana caranya melalui ruang bermain yang ceria, kemandirian dimasukkan secara perlahan. 

"Anak-anak harus mendapat kesempatan dan dukungan penuh agar nanti pada masa mendatang mereka mampu bertanggung jawab sebagai pemimpin yang hebat dalam masyarakatnya".

Setelah menjelaskan demikian kepada KoPi, wanita berparas selalu ceria itu mengajak anak-anak belajar mencuci baju. |YP|

back to top