Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Update status facebook, pria ini habis dipukuli warga

Update status facebook, pria ini habis dipukuli warga
KoPi| Media sosial merupakan tempat pelampiasan seseorang terkait pandangan dan pola pikirnya. Namun, dalam etika media sosial yang mengusik ras, suku maupun agama akan menjadi sebuah persoalan yang besar. Seperti yang dirasa oleh Andri Rudiyanto (23) yang memposting sebuah status menghina sebuah daerah di Kalimantan Timur.

Pemilik akun facebook Andri Anto Dark yang berasal dari Jakarta dan bekerja di Samarinda ini mengungkapkan keluh kesahnya. “Gua bingung sama mahluk” di samainda masih chaos abieeeaas apalagi di tambah nyampahnya orang” timor yang sok tau hadeh ”samarinda” kapan majunya semua dari style & lagu”nya pada demen lagu” cengeng hadeh” ..... alay” berserakan” demikian unggah Andri.

Setelah memposting status tersebut, salah seorang kawan Facebook Andri menggugah akun tersebut ke akun Bubuhan Samarinda. Sehingga status yang diposting dengan alasan tidak sengaja tersebut dengan cepat meluas diketahui masyarakat Samarinda.

Sebulan setelah ia memosting status tersebut,  beberapa warga datang mencarinya yang sedang bekerja di tempat pencucian motor di Samarinda pada Selasa (8/9) pukul 15.30.

“Awalnya datang 5 orang nanya soal cuci motor, terus tiba-tiba tanya soal facebook dan nanya akun facebook saya,” tutur Andri saat dimintai keterangan di Polsekta Samarinda Utara. Setelah itu ia menerima pukulan yang bertubi-tubi dari warga. Bahkan warga lain turut berdatangan dengan memukuli Andri menggunakan balok kayu.

“Sebelum saya dipukuli, saya sudah lebih dulu minta maaf. Tapi warga yang terus berdatangan lebih banyak dan memukul saya dengan balok," ujarnya.

Saat ini Andri diamankan di Polsekta Samarinda Utara untuk menjalani proses hukum yang berlaku. Ia juga menerima robek di pelipis dan lebam di beberapa tubuhnya akibat pukulan dari warga. |Labibah|

 

back to top