Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Taman ini saksi omong kosong Jokowi

Taman ini saksi omong kosong Jokowi

Jakarta - KoPi | Menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, 2013 lalu Jokowi sibuk dengan aksi blusukan. Kampanye bakal calon presiden  yang dilakukan untuk mencari pendukung kerap dilakukan. Cipedak Jakarta Selatan salah satu lokasi kampanye yang disambangi. Sayangnya, blusukan yang dilakukan hanya sekedar omong kosong belaka.

Untuk menaikan tahta menduduki kursi presiden, janji Jokowi hanya menjadi hangat hangat tahi ayam. Taman ini salah satu saksi omong kosong kampanye Jokowi.

Pada 2013 lalu, Jokowi yang masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta mendatangi lokasi di Cipedak Jagakarsa. Dalam aksi blusukan yang dilakukannya, ia menjanjikan masyarakat Jakarta untuk membangun sebuah taman besar.
Sampai saat ini, lahan seluas 8.800 meter itu tidak terusik tangan pemerintah. Bahkan kerap menjadi sarang ular kobra.

“Pernah orang dinas dateng kesini, nanem pohon kamboja. Abis gitu ditinggal gitu aja” Ujar Agus salah satu warga sekitar.
Terlihat beberapa pohon kamboja tidak berbunga bahkan kering dengan sendirinya. Bahkan taman itu hanya terisi oleh pohon pisang yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Realisasi yang ditunggu masyarakat saat memilihnya sebagai presiden saat itu ternyata hanya menjadi janji palsu yang entah kapan akan diturutinya.

Padahal jika taman itu segera digarap dan dirawat akan menjadi paru paru polusi Jakarta. Kota yang padat pembangunan ini butuh tempat penyejukan. Salah satunya adalah Taman kota.

Tidak hanya itu, taman tersebut akan menjadi lokasi wisata. Sehingga Jakarta akan memiliki tempat wisata baru untuk kepenatan masyarakatnya. Taman tersebut  juga akan membantu perekonomian masyarakat sekitarnya.

“Semoga pemerintahan selanjutnya gak kayak Jokowi. Blusukan tapi gak ada realisasi. Kita butuh aksi bukan Cuma janji” tutur Agus. | Labibah

back to top