Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Taman ini saksi omong kosong Jokowi

Taman ini saksi omong kosong Jokowi

Jakarta - KoPi | Menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, 2013 lalu Jokowi sibuk dengan aksi blusukan. Kampanye bakal calon presiden  yang dilakukan untuk mencari pendukung kerap dilakukan. Cipedak Jakarta Selatan salah satu lokasi kampanye yang disambangi. Sayangnya, blusukan yang dilakukan hanya sekedar omong kosong belaka.

Untuk menaikan tahta menduduki kursi presiden, janji Jokowi hanya menjadi hangat hangat tahi ayam. Taman ini salah satu saksi omong kosong kampanye Jokowi.

Pada 2013 lalu, Jokowi yang masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta mendatangi lokasi di Cipedak Jagakarsa. Dalam aksi blusukan yang dilakukannya, ia menjanjikan masyarakat Jakarta untuk membangun sebuah taman besar.
Sampai saat ini, lahan seluas 8.800 meter itu tidak terusik tangan pemerintah. Bahkan kerap menjadi sarang ular kobra.

“Pernah orang dinas dateng kesini, nanem pohon kamboja. Abis gitu ditinggal gitu aja” Ujar Agus salah satu warga sekitar.
Terlihat beberapa pohon kamboja tidak berbunga bahkan kering dengan sendirinya. Bahkan taman itu hanya terisi oleh pohon pisang yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Realisasi yang ditunggu masyarakat saat memilihnya sebagai presiden saat itu ternyata hanya menjadi janji palsu yang entah kapan akan diturutinya.

Padahal jika taman itu segera digarap dan dirawat akan menjadi paru paru polusi Jakarta. Kota yang padat pembangunan ini butuh tempat penyejukan. Salah satunya adalah Taman kota.

Tidak hanya itu, taman tersebut akan menjadi lokasi wisata. Sehingga Jakarta akan memiliki tempat wisata baru untuk kepenatan masyarakatnya. Taman tersebut  juga akan membantu perekonomian masyarakat sekitarnya.

“Semoga pemerintahan selanjutnya gak kayak Jokowi. Blusukan tapi gak ada realisasi. Kita butuh aksi bukan Cuma janji” tutur Agus. | Labibah

back to top