Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

SMKN 3 Yogyakarta sering menerima bom molotov

SMKN 3 Yogyakarta sering menerima bom molotov

Jogjakarta-KoPi| Polsek Jetis tengah menyelidiki kasus pelemparan bom molotov di SMKN 3 Yogyakarts pada Selasa malam, 15 September 2015 dan belum ada laporan kepastiannya. Demikian penjelasan polisi yang bertugas di Polsek Jetis, Rabu (16/9).

Kasus pelemparan bom molotov di SMKN 3 Jogjakarta memang tidak menimbulkan korban jiwa maupun material. Hanya pagar pintu barat terkena lemparan berwarna hitam.

Menurut petugas piket Polsek Jetis, sejak insiden pelemparan tersebut belum ada laporan pengaduan.

"Tetap diselidiki tapi belum mengarah ke pencarian tersangka. Ini juga tidak ada pihak yang dirugikan, saat ini belum ada yang melapor," tuturnya.

SMKN 3 Jogja di Jalan R.W. Monginsidi 2, Jetis, menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh dua orang tidak dikenal pada Selasa malam pukul 23.45 WIB.

Menurut saksi mata selaku satpam sekolah Baharudin Fakhri (21), kejadian itu berawal ketika ada dua orang yang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy warna putih yang tiba-tiba berhenti di depan sekolah dari arah barat jalan R.W Monginsidi, melempar botol yang berisi bom molotov.

Semenjak insiden tersebut pihak sekolah belum meningkatkan keamanan. "Penjagaan masih sama di pintu timur satu orang dan pintu barat yang utama dua orang," jelas Fakhri saat ditemui di SMKN 3 Jogjakarta pukul 15.30 WIB.

Fakhri menambahkan kejadian bom molotov ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya pada bulan Februari pun pernah terjadi hal serupa.

"Sudah sering Mbak. Paling banyak setahun sampai tiga kali di tahun 2014. Dari Januari sampai September ini sudah dua kali," imbuh Fakhri. |Winda Efanur FS|

back to top