Menu
Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden Haro

Pameran patung Komroden H...

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde Karwo Paparkan Budaya Lokal di Jatim

Di Hadapan Peserta Lemhannas, Pakde…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Penyelesaian Kasus Montara “Test Case” Komitmen Persahabatan Australia

Penyelesaian Kasus Montara “Test Ca…

Kupang-KoPi| Laporan In...

Prev Next

SMKN 3 Yogyakarta sering menerima bom molotov

SMKN 3 Yogyakarta sering menerima bom molotov

Jogjakarta-KoPi| Polsek Jetis tengah menyelidiki kasus pelemparan bom molotov di SMKN 3 Yogyakarts pada Selasa malam, 15 September 2015 dan belum ada laporan kepastiannya. Demikian penjelasan polisi yang bertugas di Polsek Jetis, Rabu (16/9).

Kasus pelemparan bom molotov di SMKN 3 Jogjakarta memang tidak menimbulkan korban jiwa maupun material. Hanya pagar pintu barat terkena lemparan berwarna hitam.

Menurut petugas piket Polsek Jetis, sejak insiden pelemparan tersebut belum ada laporan pengaduan.

"Tetap diselidiki tapi belum mengarah ke pencarian tersangka. Ini juga tidak ada pihak yang dirugikan, saat ini belum ada yang melapor," tuturnya.

SMKN 3 Jogja di Jalan R.W. Monginsidi 2, Jetis, menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh dua orang tidak dikenal pada Selasa malam pukul 23.45 WIB.

Menurut saksi mata selaku satpam sekolah Baharudin Fakhri (21), kejadian itu berawal ketika ada dua orang yang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy warna putih yang tiba-tiba berhenti di depan sekolah dari arah barat jalan R.W Monginsidi, melempar botol yang berisi bom molotov.

Semenjak insiden tersebut pihak sekolah belum meningkatkan keamanan. "Penjagaan masih sama di pintu timur satu orang dan pintu barat yang utama dua orang," jelas Fakhri saat ditemui di SMKN 3 Jogjakarta pukul 15.30 WIB.

Fakhri menambahkan kejadian bom molotov ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya pada bulan Februari pun pernah terjadi hal serupa.

"Sudah sering Mbak. Paling banyak setahun sampai tiga kali di tahun 2014. Dari Januari sampai September ini sudah dua kali," imbuh Fakhri. |Winda Efanur FS|

back to top