Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Senam berkebaya di Surabaya, begini jadinya

Senam berkebaya di Surabaya, begini jadinya

Surabaya-KoPi| Moment Hari Ibu kali ini tampak beda di Surabaya. Pada tanggal 20 Desember pagi,  1800 ibu-ibu di Surabaya tampil senam bersama. Namun, ada yang berbeda dari biasanya, kostum yang mereka gunakan bukan baju olahraga, melainkan baju kebaya dan sarung.

Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf selaku Ketua Pengurus Perwosi Provinsi Jatim menjelaskan bahwa Hari Ibu merupakan momentum mengungkapkan rasa sayang kepada orang tua khususnya ibu. Berkaitan dengan momentum inilah, Perwosi Provinsi Jawa Timur mengadakan senam.

"Perwosi Surabaya mempunyai ide kreatif, untuk mengadakan senam dalam agenda roadshow Senam Rekreasi Perwosi Jawa Timur 2 dengan berpakaian kebaya. Saya menyambut baik dan terbukti bahwa dengan berkebayapun tidak menghalangi 1800 peserta senam Rekreasi Perwosi yang tentu semuanya adalah kaum perempuan."

Senam yang digelar di Taman Surya Surabaya ini mendapat animo yang luar biasa. Peserta yang mengikuti senam tersebut merupakan warga Surabaya di 31 Kecamatan, komunitas senam dan anggota organisasi wanita di Surabaya.

Chusnur Ismiati Hendro Gunawan selaku Ketua Pengurus Kota Perwosi dan juga isteri Sekda Kota Surabaya ini mengatakan bahwa senam yang digelar bersama ini merupakan bentuk tanda cinta kepada para ibu di Surabaya.

"Ini merupakan ajang untuk saling bersilaturahmi, dan juga memperingati harinya para ibu. Sehingga kami juga mengingatkan pentingnya olahraga bagi kesehatan terutama kaum ibu yang merupakan penggerak keluarga," ujarnya kepada KoPi.

Ada yang menarik di acara roadshow senam Perwosi kali ini karena seluruh peserta senam mengenakan kostum kebaya dengan aneka warna berikut aksesoriesnya.

"Ini pertama kalinya olahraga pakai kebaya. Awalnya saya rasa akan susah dan 'sumuk' eh ndak taunya enak enak aja senam pakai kebaya, malah jadi lucu dan seru," jelas Yuli salah satu peserta sambil tertawa.

Surabaya merupakan kota terakhir yang dikunjungi dalam agenda roadshow Pengprov Perwosi dalam rangka mensosialisasikan Senam Rekreasi Perwosi Jawa Timur 2 di tahun 2015.

"Insya Allah pada tahun 2016 nanti kami dapat menyelesaikan agenda mensosialisasikan senam kebanggaan Perwosi ini di 38 Kabupaten Kota di Jawa Timur," jelas istri dari Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf ini.

Senam yang dimulai sejak pukul 7 pagi tersebut juga menghadirkan puluhan tenda bazar di sekelilingnya. Beberapa jenis dagangan khas kota pahlawan ini turut meramaikan bazar tersebut. |Labibah|

back to top