Menu
SKK Migas Wilayah Timur Berharap Adanya Dorongan di Luar Bidang Migas.

SKK Migas Wilayah Timur Berharap Ad…

Sleman-KoPi| Kepala Sat...

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembicaraan Soal Pengadaan Pertemuan Kembali Kedua Pemimpin.

Pejabat AS-Korea Utara Adakan Pembi…

Seoul-KoPi| Departemen lu...

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

Prev Next

"Saya kaget ketika mendengarnya...."

"Saya kaget ketika mendengarnya...."

Surabaya-KoPi | Wanita berseragam biru-biru itu sempat mengeluarkan ekspresi berbeda ketika ada peserta dalam pelatihan yang menyatakan bahwa dalam tiga bulan dia keluar dari garis kemiskinan. Wanita berseragam biru-biru itu adalah Fatma Saifullah Yusuf, Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Timur dan istri wakil gubernur.

 "Saya kaget ketika mendengarnya...bisa ya waktu tiga bulan, seorang wanita yang merupakan istri bisa keluar dari garis kemiskinan dalam waktu tiga bulan."

Namun kekagetan itu menjadi kekaguman ketika peserta dari salah satu wilayah Jatim tersebut mengatakan bahwa selama ini ikut aktif dalam pelatihan-pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh BKOW bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Jatim. Semua keterampilan tersebut ia praktekkan. Terutama dalam menjalankan bisnis kecil snacks (makanan ringan).

"Bu Fatma adalah inspirasi bagi saya. Selalu terlihat bersemangat, dan bersedia membaur bersama kita semua (rakyat, red.). Saya ingin bisa menjadi kuat mandiri tapi juga tetap menjadi ibu dalam rumah tangga...hehehe...."

Demikian penjelasan salah satu peserta pelatihan pembuatan kue kering sambil tersenyum bangga kepada KoPi pada hari Selasa (30/6/2015).

Ibu Fatma, panggilan akrabnya, ketika diklarifikasi tentang hal tersebut tidak banyak berkomentar.

"Saya..apa ya...bekerja untuk kebaikan...bekerja untuk kemandirian dengan cara mengorganisasi pelatihan-pelatihan seperti ini. Alhamdulillah jika berdampak baik pada masyarakat. Namun mohon maaf apabila belum ideal."

Pelatihan tersebut menurut Ibu Fatma melalui sambutannya secara aktual untuk merespon momen lebaran. Para wanita dan ibu bisa memanfaatkannya baik untuk menciptakan usaha kecil makanan ringan maupun mandiri membuat kue sendiri di rumah.

"Ada seratus langkah untuk mencapai keberhasilan...mungkin pelatihan ini adalah langkah pertama atau kedua. Sisanya mereka harus berani, komit dan bervisi untuk mandiri,"pungkas Fatma Saifullah Yusuf yang terlihat mulai kelelahan setelah ikut mondar-mandir membantu proses pelatihan. |Yusuf P

back to top