Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Risma tak bisa pindahkan paksa pedagang di TPS Pasar Turi

Risma tak bisa pindahkan paksa pedagang di TPS Pasar Turi
Surabaya - KoPi | Molornya penyelesaian pembangunan Pasar Turi menjadi perhatian Wakil Presiden Jusuf Kalla. Wapres telah mengirimkan surat bertanggal 2 JUni kepada Pemkot untuk menyelesaikan masalah pembangunan.
 

"Wapres meminta kami memindahkan pedagang. Lha kalau pedagangnya sendiri tidak mau, masa kami harus menyeret-nyeret mereka. Gimana caranya?" tukas Risma di hadapan wartawan (19/6).

Beberapa waktu lalu ratusan pedagang yang Pasar Turi berdemo di Balai Kota, meminta Risma untuk membongkar Tempat Penampungan Sementara. Pedagang menuding TPS sebagai penyebab sepinya Pasar Turi Baru. Sejak Pasar Turi terbakar, ribuan pedagang sementara dipindahkan di TPS.

Risma mengatakan Pemkot Surabaya tidak bisa mengusir pedagang yang masih bertahan di TPS, karena bukan hak Pemkot. Pedagang yang memilih bertahan di TPS masih tidak sepakat dengan perjanjian dengan PT Gala. Mereka mengeluh karena PT Gala meminta tambahan tarikan service charge. 

Karena itu Risma meminta pedagang menyelesaikan masalah perjanjian itu terlebih dulu. Ia mengatakan pada dasarnya TPS tidak mengganggu.

"Kalau kami memang ada hubungan (perjanjian) dengan pedagang, bisa saja kami memindahkan mereka," kata Risma.

Risma mengatakan jika memang ada data atau dokumen yang menjadi dasar keberatan mereka seperti tarikan service charge dan sebagainya, ia bisa membantu. Tapi ketika ia meminta hal itu kepada para pedagang, mereka tidak bisa menunjukkan.

Karena itu Risma mempersilakan pedagang yang ingin berjualan di dalam untuk langsung masuk saja. Mereka harus menyelesaikan perjanjian dengan PT Gala, karena Risma tidak bisa mengubah perjanjian secara sepihak.

back to top