Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Digugat 1 miliar, PKL beraksi kumpulkan koin

Digugat 1 miliar, PKL  beraksi kumpulkan koin

Jogjakarta-KoPi| Pedagang Kaki Lima (PKL) Gondomanan yang digugat 1 miliar rupiah oleh Eka Aryawan melakukan aksi kumpul koin di Tugu Pal Putih pukul 10.00 WIB.

Masing-masing PKL membawa kardus dan toples besar bertuliskan 'Kumpul Koin'. Mereka melakukan aksi dengan empat orang PKL, satu PKL berhalangan hadir, aksi mereka juga didampingi dari pihak LBH Jogja.

Salah satu PKL Budiono mengatakan bahwa aksi kumpul koin merupakan reaksi dari kekecewaan pihak PKL terhadap Eka Aryawan.

Menurut Budiono, kedua belah pihak telah menyepakati perjanjian Surat Kesepakatan Bersama Penentuan Batas Milik Tanah di Jalan Brigjen Katamso, Prawirodirjan, Gondomanan pada 13 Februari 2013 lalu

Namun Budiono beserta PKL lainnya kecewa karena pihak Eka Aryawan telah melanggar kesepakatan yang telah dibuat.

"Gimana kita sudah bikin janji seperti ini. Kok mengingkari. Kalo nuntut lagi ini namanya mengingkari. Saya tanyakan (kok) seperti ini, tapi sudah (wewenangnya) sama pengacaranya. Pengacaranya nuntutnya suruh pergi," jelas Budiono di tengah aksi kumpul koin di Tugu Pal Putih Jogja pukul 10.30 WIB.

Budiono menambahkan pihak Eka Aryawan meminta PKL pindah lokasi berjualan tanpa kompensasi. Jalan mediasi yang sudah ditempuh pun belum memuaskan para PKL.

Selain Budiono, PKL lain yang memiliki nasib yang sama Sutinah, pedagang nasi, Suwarni, pedagang nasi, Agung, pedagang stiker dan Sugiyadi, penjual bakmi.

Mereka dituduh menempati lahan kekancingan keraton Yogyakarta yang sudah diberikan hak gunanya kepada penggugat.

Menurut para PKL mereka telah menempati lokasi di Jalan Brigjen Katamso sejak tahun 1967 turun temurun. Sementara persidangan mereka akan digelar di Pengadilan Negeri Jogjakarta September 2015 mendatang. |Winda Efanur FS|

back to top