Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Digugat 1 miliar, PKL beraksi kumpulkan koin

Digugat 1 miliar, PKL  beraksi kumpulkan koin

Jogjakarta-KoPi| Pedagang Kaki Lima (PKL) Gondomanan yang digugat 1 miliar rupiah oleh Eka Aryawan melakukan aksi kumpul koin di Tugu Pal Putih pukul 10.00 WIB.

Masing-masing PKL membawa kardus dan toples besar bertuliskan 'Kumpul Koin'. Mereka melakukan aksi dengan empat orang PKL, satu PKL berhalangan hadir, aksi mereka juga didampingi dari pihak LBH Jogja.

Salah satu PKL Budiono mengatakan bahwa aksi kumpul koin merupakan reaksi dari kekecewaan pihak PKL terhadap Eka Aryawan.

Menurut Budiono, kedua belah pihak telah menyepakati perjanjian Surat Kesepakatan Bersama Penentuan Batas Milik Tanah di Jalan Brigjen Katamso, Prawirodirjan, Gondomanan pada 13 Februari 2013 lalu

Namun Budiono beserta PKL lainnya kecewa karena pihak Eka Aryawan telah melanggar kesepakatan yang telah dibuat.

"Gimana kita sudah bikin janji seperti ini. Kok mengingkari. Kalo nuntut lagi ini namanya mengingkari. Saya tanyakan (kok) seperti ini, tapi sudah (wewenangnya) sama pengacaranya. Pengacaranya nuntutnya suruh pergi," jelas Budiono di tengah aksi kumpul koin di Tugu Pal Putih Jogja pukul 10.30 WIB.

Budiono menambahkan pihak Eka Aryawan meminta PKL pindah lokasi berjualan tanpa kompensasi. Jalan mediasi yang sudah ditempuh pun belum memuaskan para PKL.

Selain Budiono, PKL lain yang memiliki nasib yang sama Sutinah, pedagang nasi, Suwarni, pedagang nasi, Agung, pedagang stiker dan Sugiyadi, penjual bakmi.

Mereka dituduh menempati lahan kekancingan keraton Yogyakarta yang sudah diberikan hak gunanya kepada penggugat.

Menurut para PKL mereka telah menempati lokasi di Jalan Brigjen Katamso sejak tahun 1967 turun temurun. Sementara persidangan mereka akan digelar di Pengadilan Negeri Jogjakarta September 2015 mendatang. |Winda Efanur FS|

back to top