Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Pesan Fatma Saifullah Yusuf tentang perempuan

Pesan Fatma Saifullah Yusuf tentang perempuan

Surabaya-KoPi| Perempuan merupakan posisi setara dalam setiap hubungan sosial masyarakat dengan peran dan fungsi strategis. Masyarakat menghadapi tantangan multidimensi baik secara sosial, ekonomi dan politik. Faktanya kaum perempuan, ibu, merupakan subyek sosial yang masih harus terus ditingkatkan kapasitasnya dalam menjawab tantangan multidimensi.

Demikian pesan Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf kepada para perempuan dan ibu melalui pidatonya di hadapan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) pada Hari Rabu (3/1/14). Pada perhelatan IIDI dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-87 dan sekaligus serah terima kepengurusan lama periode 2008-2015, mengambil tema "Ikatan Istri Dokter Indonesia Berperan Serta dalam Program Nasional Gerakan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan untuk Menuju Indonesia Sehat".

Fatma hadir di acara IIDI tersebut sebagai Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Timur yang mana IIDI cabang Kota Surabaya merupakan salah satu anggota BKOW. Fatma menyatakan bahwa IIDI telah menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat secara baik.

"IIDI telah berperan serta dengan seluruh daya upaya mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera selain menjadi garda terdepan mendampingi profesi suami tercinta dalam menjalankan tugas dan baktinya."

Perempuan berkacamata yang aktif menggalakkan kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan ini, menjelaskan bahwa kaum perempuan sesungguhnya berperan sebagai motor perubahan (agent of change). Maknanya, perempuan dimandati oleh masyarakat untuk melakukan banyak hal positif dalam rangka menjawab masalah atau tantangan dalam masyarakat.

Pada kesempatan itu, Fatma yang juga merupakan istri Saifullah Yusuf Wakil Gubernur Jawa Timur, memberi tiga catatan kepada IIDI. Pertama, IIDI Kota Surabaya telah membuktikan eksistensinya sebagai organisasi yang matang. Namun demikian IIDI Kota Surabaya harus bisa menumbuhkan berbagai program kegiatan yang menggalang kepedulian sebagai strategi mencapai visi misi. 

Kedua, IIDI cabang Surabaya perlu membangun jaringan kerjasama dengan organisasi-organisasi perempuan lainnya, organisasi pemerintah dan non pemerintah yang memiliki keberpihakan kepada ibu dan anak. Ketiga, IIDI Cabang Surabaya berhasil menyusun kepengurusan baru periode 2015-2018 yang menandakan organisasi ini memiliki kekuatan untuk terus bekerja untuk masyarakat luas khususnya perempuan dan anak. |YP|

back to top