Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Pemadat kini disantuni negara Rp 48 juta setiap tahun

Pemadat kini disantuni negara Rp 48 juta setiap tahun
Surabaya – KoPi | Pecandu narkotika yang bukan pengedar kini mendapat perlindungan dari negara melalui UU No 35 Tahun 2009. Sebutan mereka kini bukan lagi pecandu, melainkan korban. Dan sebab itu kini mereka mendapat perlakuan khusus dari negara. Rencananya, negara juga akan terus menggelontor dana hingga Rp 4,8 triliun untuk mereka! Wow!
 

Namun dana tersebut bukan sembarang digunakan. Kepala BNN Jawa Timur Iwan Ibrahim mengatakan, pemerintah pusat saat ini mencanangkan Program Rehabilitasi 100 ribu Penyalahguna Narkotika. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai rehabilitasi 100 ribu korban penyalahgunaan narkotika. 

“Dana rehabilitasi yang diberikan untuk para korban tersebut sebesar Rp 4 juta per kepala per bulan,” jelas Iwan di sela-sela Diskusi Panel Kelompok Ahli Badan Narkotika Nasional di Surabaya (26/3). 

Jika sesuai dengan target pemerintah, artinya negara akan menggelontorkan dana hingga Rp 4,8 triliun per tahun untuk rehabilitasi narkotika saja. Sedangkan saat ini baru ada lebih kurang 18 ribu orang korban penyalahgunaan narkotika yang sudah direhabilitasi.

Semua biaya akan ditanggung negara. BNN sendiri sedang menggodok sebuah skema pembayaran dengan menggunakan BPJS. “Rehabilitasi ini murni dibiayai negara dan gratis. Negara tidak memungut apapun dari pecandu yang sedang direhabiitasi,” ujar mantan penyelidik narkotika ini.

Berdasarkan UU No 35 tahun 2009, korban penyalahgunaan narkotika yang bukan pengedar tidak boleh dimasukkan ke penjara. Mereka harus menjalani rehabilitasi di rumah sakit atau institusi yang ditunjuk. Institusi tersebut bisa berupa rumah sakit, puskesmas, panti sosial, dan pesantren. Di Jawa Timur sendiri telah ditunjuk 9 Institusi Penerima Wajib Lapor.

back to top