Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Pelaku kekerasan seksual terhadap anak, hukumannya kebiri!

Pelaku kekerasan seksual terhadap anak, hukumannya kebiri!
Surabaya-KoPi| Isu mengenai hukuman kebiri bagi pelaku tindakan kejahatan seksual terhadap masih menjadi topik yang hangat untuk diperbincangkan.  Saat ini, pemerintah tengah menyusun draft peraturan pemerintah pengatur undang-undang (Perppu) dalam merealisasikan hukuman kebiri bagi pelaku tindakan seksual terhadap anak.

Kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi belakangan ini di Indonesia memang kerap membuat hati miris. Anak, yang tidak mengerti apa-apa kemudian dijadikan korban kebutuhan seksualnya. Menteri Sosial, Khafifah sebelumnya mengatakan bahwa kekerasan terhadap anak memberi dampak yang sangat luar biasa dalam diri anak tersebut.

“Beliau (Presiden Joko Widodo) setuju dengan pemberatan hukuman terhadap pelaku. Termasuk pengebirian saraf libido,” ujar Khafifah dalam keterangan pers.

Jaksa Agung H.M Prasetyo menyayangkan dengan kekerasan seksual yang terjadi belakangan ini di Indonesia. Sehingga menurutnya, tindakan yang harus diambil ialah emberikan hukuman yang berat bagi pelaku tindakan keekrasan seksual terhadap anak.

“Selain dipenjara, pelaku juga akan disuntik kebiri. Jadi akan dikasih hormon wanita, supaya nafsu dan hasratnya hilang,” ujarnya.

Peraturan ini mendapat dukungan dari para petinggi pemerintahan. Masyarakat juga menilai positif terhadap peraturan yang akan dikeluarkan tersebut.

Namun, Seto Mulyadi atau yang akrab dipanggil Kak Seto menimbang hal lain dengan adanya keputusan tersebut. Pemerhati anak ini mengkhawatirkan timbulnya efek lain dengan adanya hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

“Bisa saja mereka jadinya balas dendam dengan bilang ‘oke lihat saja, dari korban 2 atau 3 orang anak, saya akan mencari korban 100 anak’ itu lebih mengkhawatirkan dan itu yang harus dipertimbangkan,” ujarnya.

back to top