Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Parkir swadaya, selalu dicari sekaligus dihindari

Parkir swadaya, selalu dicari sekaligus dihindari
Surabaya – KoPi | Penggunaan sepeda motor yang semakin meningkat di Surabaya menjadi perhatian khusus bagi pihak swasta maupun pemerintah dalam penyediaan lahan parkir. Namun, kenyamanan dari pengguna seharusnya menjadi tujuan utama dalam pelayanan parkir. Jika tidak, parkir liar akan semakin menjamur. Di samping menimbulkan kesemrawutan dan ancaman keamanan, potensi pendapatan daerah senilai ratusan juta akan hilang begitu saja.

Salah satunya terlihat di parkiran Mall Tunjungan Plaza. Walaupun pihak mall telah membangun lahan parkir motor resmi, warga sekitar pusat perbelanjaan masih turut membangun lahan parkir swadaya. Parkiran motor di ruas jalan Kali Asin merupakan lahan parkir milik masyarakat sekitar. Lahan tersebut dibangun dengan maksud membantu memudahkan pengunjung memakir motornya dan sekaligus menjadi penggerak roda perekonomian warga.

Lahan parkir yang menggunakan hampir setengah ruas jalan Kali Asin ini memang memberikan keuntungan secara besar bagi warga sekitar. Menurut Wanto selaku kepala RT, adanya lahan parkir tersebut telah berdampak pada pengurangan dari permasalahan pengangguran di lingkungan Kali Asin. Tidak hanya lahan parkir saja, perekonomian warga pinggir jalan Kali Asin juga turut menggeliat. Beberapa warga memutuskan membuka dagangan di pinggir jalan dan sekitar lahan parkir.

Salah satunya Pak Rais, pemilik warung nasi. Ia mengatakan bahwa lahan parkir warga membawa berkah bagi warungnya. “Pendapatan yang saya dapatkan perhari bisa sampai 1 jutaan, buka dari jam 9 pagi sampai malam, ya sangat lumayan toh mbak,” ujarnya.

Keuntungan yang didapatkan dari warga yang membuka lahan tersebut juga sangat membantu perekonomian keluarga. Melihat potensi tersebut, warga akhirnya tidak hanya menggunakan jalan di depan rumah mereka sebagai lahan parkir. Bahkan ada kurang lebih sepuluh rumah yang ada di pinggir jalan dibongkar untuk dijadikan lahan parkir.

Beberapa pengunjung pusat perbelanjaan mengakui lahan parkir yang disediakan warga lebih memudahkan mereka dibandingkan sarana parkir motor yang disediakan pihak Tunjungan Plaza. Dari tempat parkir motor, pengunjung harus berjalan sekitar 200 meter untuk masuk ke dalam mall. Selain itu lahan parkir resmi tersebut juga tidak ada memiliki atap pelindung.

Sebaliknya, parkiran warga Kali Asin justru menyediakan alat pelindung seperti terpal, serta jarak dengan pintu masuk mall jauh lebih dekat. “Aku dari kecil udah parkir disini. Walaupun lebih mahal dari parkir di dalam TP, tapi di sini enak, gampang, cepet,” tutur Rahman, seorang pengguna parkir motor warga.

Namun pengunjung lain meragukan faktor keamanan yang disediakan oleh parkir warga tersebut. Seperti yang diungkapkan Rany, salah seorang pengunjung Tunjungan Plaza. “Aku aja belum tau sama parkiran kali asin itu. Ya lebih aman parkir di tempat yang disediakan pihak Tunjungan Plaza secara resmi,” ujar Rany.| Labibah

back to top