Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

NU Garis Lurus kecam Agil Siraj karena lecehkan kyai pesantren

NU Garis Lurus kecam Agil Siraj karena lecehkan kyai pesantren

KoPi| Ketua PBNU Agil Siraj dikecam kalangan umat NU garis pesantren atau NU Garis Lurus karena menganggap para kyai pesantren ndeso (kampungan) dan tidak berpikir maju.

Seperti dikutip dari portal Nu Garis Lurus, portal yang diasuh para santri NU yang berseberangan dengan NU modern kelompok Agil Siraj dan Jaringan Islam Liberal Ulil Absadalla, menurunkan berita berjudul Ditanya Wartawan Soal NU Garis Lurus, Ketum PBNU Lecehkan Pesantren.

Berikut kutipannya:

NUGarisLurus.Com - Portal berita detik.com melakukan wawancara dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj dalam pembukaan acara istigasah menyambut Ramadan dan pembukaan munas alim ulama NU di Masjid Istiqlal, Jakarta, 14 Juni lalu.

Dalam cuplikan akhir wawancara Said Agil Siradj yang berjudul “Islam Indonesia Bukan Islam Arab” itu dia diminta tanggapannya tentang Gerakan NU Garis Lurus. Namun jawaban dari pertanyaan wartawan tersebut justru mengungkap kesombongan sang Ketum PBNU dengan melecehkan para kyai pesantren. Berikut kutipan wawancara wartawan detik.com.

Oh, ya, apa pendapat Anda soal gerakan NU Garis Lurus?

Itu cara berpikir orang yang masih sempit, belum paham tantangan ke depan sebesar apa. Kalau nyusun pengurus hanya kiai semua dari pesantren ya enggak jalan. Kalau dituduh ada yang liberal, ada yang genit dalam berpikir seperti Pak Masdar (F. Mas’udi), ada yang dituduh PKI karena melakukan rekonsiliasi, itu pekerjaan kita semua. Bagi kiai yang ndeso itu, enggak bisa paham hal seperti itu. Garis lurus, jadi katanya NU yang sekarang itu bengkok gitu?

(Tulisan selengkapnya bisa dibaca gratis di edisi terbaru Majalah Detik (Edisi 191, 27 Juli 2015).

back to top