Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Mati tanpa gading, duka Indonesia untuk gajah Yongki

Mati tanpa gading, duka Indonesia untuk  gajah Yongki
KoPi| Enam tahun menjadi petugas patroli Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), gajah Yongki mati sangat mengenaskan. Seekor gajah ini ditemukan tergeletak tak bernyawa tanpa gading pada jumat (18/9). Gajah Yongki merupakan penghalau konflik antar gajah di wilayah Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.
 

Kematian Yongki yang secara mengenaskan tersebut menuai banyak kecaman dari para netizen. Pasalnya, tagar #RIPYONGKI kini menjadi perbincangan menarik di dunia twitter. “Jika Gajah yang didalam kamp saja bisa dibunuh diambil gadingnya, bagaimana yang di dalam hutan sana #RIPYONGKI” tulis akun @imanbr.

Akun @wbuenastuti juga mengaspirasikan kemarahannya terhadap kematian Yongki. “Kalau sudah begini, terlihat manusia atau hewan yang lebih tidak berperasaan? #RIPYONGKI” tulisnya.

Kematian sang gajah jinak tersebut memang sangat mengenaskan. Gadingnya yang hilang adalah bentuk bukti nyata bahwa Yongki dibunuh dengan cara yang sadis. Diduga bahwa Yongki merupakan korban kawanan pemburu liar yang sudah lama mengincar gadingnya.

Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Balai TNBBS atau pimpinan WWF Indonesia atas kematian gajah Yongki.

Hal ini lantas menjadi kecaman bagi para pelindung hewan. Sebab semakin banyak pemburu hewan yang rela menewaskan hewan yang diilindungi demi sejumlah uang. Semoga gajah Yongki menjadi tamparan bagi masyarakat terutama pemburu, agar hewan yang dilindungi seharusnya tetap bisa melaksanakan tugasnya. Tanpa diganggu, maupun dibunuh oleh pihak tidak bertanggung jawab. |Labibah|

back to top