Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Mati tanpa gading, duka Indonesia untuk gajah Yongki

Mati tanpa gading, duka Indonesia untuk  gajah Yongki
KoPi| Enam tahun menjadi petugas patroli Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), gajah Yongki mati sangat mengenaskan. Seekor gajah ini ditemukan tergeletak tak bernyawa tanpa gading pada jumat (18/9). Gajah Yongki merupakan penghalau konflik antar gajah di wilayah Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.
 

Kematian Yongki yang secara mengenaskan tersebut menuai banyak kecaman dari para netizen. Pasalnya, tagar #RIPYONGKI kini menjadi perbincangan menarik di dunia twitter. “Jika Gajah yang didalam kamp saja bisa dibunuh diambil gadingnya, bagaimana yang di dalam hutan sana #RIPYONGKI” tulis akun @imanbr.

Akun @wbuenastuti juga mengaspirasikan kemarahannya terhadap kematian Yongki. “Kalau sudah begini, terlihat manusia atau hewan yang lebih tidak berperasaan? #RIPYONGKI” tulisnya.

Kematian sang gajah jinak tersebut memang sangat mengenaskan. Gadingnya yang hilang adalah bentuk bukti nyata bahwa Yongki dibunuh dengan cara yang sadis. Diduga bahwa Yongki merupakan korban kawanan pemburu liar yang sudah lama mengincar gadingnya.

Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Balai TNBBS atau pimpinan WWF Indonesia atas kematian gajah Yongki.

Hal ini lantas menjadi kecaman bagi para pelindung hewan. Sebab semakin banyak pemburu hewan yang rela menewaskan hewan yang diilindungi demi sejumlah uang. Semoga gajah Yongki menjadi tamparan bagi masyarakat terutama pemburu, agar hewan yang dilindungi seharusnya tetap bisa melaksanakan tugasnya. Tanpa diganggu, maupun dibunuh oleh pihak tidak bertanggung jawab. |Labibah|

back to top