Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Mati tanpa gading, duka Indonesia untuk gajah Yongki

Mati tanpa gading, duka Indonesia untuk  gajah Yongki
KoPi| Enam tahun menjadi petugas patroli Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), gajah Yongki mati sangat mengenaskan. Seekor gajah ini ditemukan tergeletak tak bernyawa tanpa gading pada jumat (18/9). Gajah Yongki merupakan penghalau konflik antar gajah di wilayah Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.
 

Kematian Yongki yang secara mengenaskan tersebut menuai banyak kecaman dari para netizen. Pasalnya, tagar #RIPYONGKI kini menjadi perbincangan menarik di dunia twitter. “Jika Gajah yang didalam kamp saja bisa dibunuh diambil gadingnya, bagaimana yang di dalam hutan sana #RIPYONGKI” tulis akun @imanbr.

Akun @wbuenastuti juga mengaspirasikan kemarahannya terhadap kematian Yongki. “Kalau sudah begini, terlihat manusia atau hewan yang lebih tidak berperasaan? #RIPYONGKI” tulisnya.

Kematian sang gajah jinak tersebut memang sangat mengenaskan. Gadingnya yang hilang adalah bentuk bukti nyata bahwa Yongki dibunuh dengan cara yang sadis. Diduga bahwa Yongki merupakan korban kawanan pemburu liar yang sudah lama mengincar gadingnya.

Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Balai TNBBS atau pimpinan WWF Indonesia atas kematian gajah Yongki.

Hal ini lantas menjadi kecaman bagi para pelindung hewan. Sebab semakin banyak pemburu hewan yang rela menewaskan hewan yang diilindungi demi sejumlah uang. Semoga gajah Yongki menjadi tamparan bagi masyarakat terutama pemburu, agar hewan yang dilindungi seharusnya tetap bisa melaksanakan tugasnya. Tanpa diganggu, maupun dibunuh oleh pihak tidak bertanggung jawab. |Labibah|

back to top