Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Manusia perahu susupi pengungsi Rohingya

Manusia perahu susupi pengungsi Rohingya
KoPi | Niat baik masyarakat internasional terhadap pengungsi Rohingya justru dimanfaatkan oleh beberapa pihak. Kapal pengungsi Rohingya ternyata disusupi oleh manusia perahu asal Bangladesh.
 

Hal tersebut diungkapkan oleh pemerintah Myanmar terkait pengungsi Rohingya yang diselamatkan oleh Indonesia dan Malaysia. Pihak militer Myanmar mengatakan telah menemukan sekitar 200 orang manusia perahu yang menyamar di antara pengungsi Rohingya. Mereka melakukan hal itu demi mendapat bantuan kemanusiaan dari Indonesia dan Malaysia.

Para pengungsi tersebut ditemukan di dalam kapal berbendera Thailand yang terdampar. Pihak militer Myanmar mengatakan akan mendeportasi para pengungsi tersebut kembali ke Bangladesh.

Selama ini manusia perahu dari Bangladesh dan Afghanistan berupaya menyeberang ke Australia untuk mendapat penghidupan yang lebih baik. Mereka sering kali menjadikan Indonesia sebagai tempat transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Australia.

Myanmar terus mendapat kritik terkait minimnya upaya mereka dalam menyelesaikan persoalan Rohingya. Akibat konflik etnis di Myanmar, sekitar 1,1 juta warga Rohingya terusir dari negara tersebut. Selama ini warga Rohingya juga kerap mendapat perlakuan diskriminatif dari pemerintah Myanmar. Pemerintah Myanmar menolak memberi mereka status kewarganegaraan. Alasannya, warga Rohingya disebut sebagai warga Bengali atau imigran gelap dari Bangladesh. Padahal mereka telah tinggal di Myanmar selama bergenerasi-generasi.

Indonesia dan Malaysia telah menawarkan bantuan kepada pengungsi Rohingya yang selama ini terkatung-katung di lautan. Pemerintah Indonesia mengatakan akan menerima beberapa ribu pengungsi Rohingya selama setahun. | AP, Antara

back to top