Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Lele "berusia 53 tahun"

Lele "berusia 53 tahun"

Surabaya-KoPi | "Lele-lele ini usianya 53 tahun" celetuk Ibnu salah satu tim KoPi ketika melihat jajaran Pengurus BKOW Provinsi Jawa Timur memanen lele hasil kemitraaan BKOW dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur.

Tentu saja itu hanya candaan yang muncul karena panen lele itu bersamaan dengan hari ulang tahun BKOW Provinsi Jawa Timur ke-53 (6/10/15).

BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Provinsi Jawa Timur merupakan gabungan 41 organisasi wanita Indonesia di tingkat provinsi. Pada 53 tahun masa baktinya, BKOW telah berjuang keras agar dapat berperan dalam masyarakat khususnya pemberdayaan kaum wanita. Namun, yang dapat dicermati, dicatat, dan dirasakan, adalah sejak kepemimpinan Fatma Saifullah Yusuf organisasi BKOW semakin aktif dan dinamis.

Seperti pernyataan salah satu Ketua, Lilik Sadjam Basyuni, "Ya saya jadi saksi bahwa BKOW Jawa Timur saat ini makin aktif dan kuat secara organisasi. Saya ikut organisasi ini sudah lama, periode sebelum Bu Fatma menjadi Ketua Umum, jadi bisa merasakan perbaikan kualitasnya."

Sejak kepemimpinan Fatma Saifullah Yusuf sebagai Ketua Umum, kegiatan pemberdayaan masyarakat khususnya yang berkaitan dengan agenda-agenda wanita, kegiatan kemanusiaan, dan pengembangan kapasitas organisasi telah berdampak luas.

"Ketua Umum kami, secara serius mengurusi organisasi wanita ini. Catatan saya tentang Bu Fatma adalah komitmennya dalam memberdayakan wanita dalam segala bidang melalui Organisasi BKOW Provinsi Jawa Timur."

Lilik merupakan Ketua Bidang Ekonomi dan Koperasi perwakilan dari DPD Himpunan Wanita Karya Jawa Timur yang sangat aktif dan komit.

"Bahkan baru pada periode ketua umum sekarang ini (Fatma Saifullah Yusuf. Red.), kita berhasil mendirikan dan membesarkan koperasi untuk para wanita yang kami beri nama Koperasi Citra Padma Wanita (CPW) Jawa Timur kebanggaan organisasi BKOW. Bu Fatma juga telah berhasil mendapatkan penghargaan Bakti Koperasi dan UKM dari Menteri Koperasi dan UKM pada peringatan Hari Koperasi tahun ini di NTT." Jelas Lilik kepada KoPi di sela rapat rutin pengurus.

Jajaran pengurus juga membenarkan pendapat Lilik tentang perjalanan BKOW Jawa Timur, seperti pendapat Udji Asiyah, Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan IPTEK, perwakilan dari Muslimat NU sekaligus dosen di Departemen Sosiologi FISIP Unair.

"Satu hal yang kuat dari kepemimpinan Ibu Fatma adalah komunikasinya yang mampu mengelola konflik. Ini kan organisasi yang plural dengan banyak suara atau aspirasi. Bu Fatma bisa mengelolanya sehingga berdampak positif seperti saat ini".

Fatma Saifullah Yusuf sendiri ketika ditemui di sela perayaan kecil ulang tahun ke-53 BKOW Provinsi Jawa Timur dengan panen ikan lele menyatakan bahwa apapun kerja dan prestasi organisasi adalah bagian dari prinsip komitmen menjalankan amanah.

"Sekali diberi amanah, mandat dan kepercayaan mengurus tanggung jawab maka harus dijalankan. Apalagi ini merupakan tanggung jawab publik. Insya Allah ada pahalanya. Satu hal lagi, capaian saat ini tentu saja juga telah dimulai oleh para generasi sebelumnya."

Selain itu Fatma menjelaskan bahwa proses berorganisasi itu tampak rumit dan kompleks jika kita memulai dari hal yang muluk-muluk. Maka, ia selama ini menerapkan lakukan apa yang bisa dilakukan selama itu berdampak baik untuk kepentingan bersama.

"Lakukan yang terbaik tanpa mengeluh. Tentu saja itu juga perlu dilengkapi dengan ilmu pengetahuan yang cukup. Agar kita memberi manfaat yang baik bagi umat." Jelas Fatma.

Memang benar, melakukan yang terbaik dan semampunya dilengkapi ilmu pengetahuan yang cukup maka akan memberi fungsi baik bagi masyarakat luas. Seperti halnya lele 'usia 53 tahun' hasil panenan para Pengurus BKOW Provinsi Jawa Timur ini, sebagian besar dibeli sendiri oleh para pengurus untuk kas organisasi, sebagian juga dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. | YP |

back to top