Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

KPK ajak anak muda lawan korupsi lewat film

KPK ajak anak muda lawan korupsi lewat film
Surabaya – KoPi | Di tengah agenda politik untuk melemahkan KPK, publik tetap percaya lembaga anti-rasuah tersebut mampu menjawab harapan masyarakat untuk Indonesia yang bebas korupsi. Tekad masyarakat untuk membela KPK terus membara, diwujudkan dalam berbagai gerakan.
 

KPK sendiri juga menyadari, untuk mengubah budaya korupsi yang turun temurun di negeri ini, anak muda harus dilibatkan. Mereka yang akan memegang tongkat estafet di masa depan, sehingga perlu ditanamkan kejujuran dan sikap menolak korupsi sejak dini. Karena itu, KPK menyasar anak muda sebagai pondasi untuk memerangi korupsi di masa depan. Salah satu cara untuk mengajak anak muda bergabung dengan gerakan sosial antikorupsi adalah melalui film.

“Anak muda itu tertarik dengan kegiatan kreatif. Film merupakan sebuah karya seni kreatif yang bisa membentuk karakter dan budaya seseorang. Karena itu film adalah sarana paling tepat dalam menyampaikan ide-ide,” ujar Deputi Bidang Pendidikan dan Layanan Masyarakat KPK Yoyok Prakoso.

Yoyok menyatakan hal tersebut dalam roadshow Anti-Corruption Film Festival (ACFFest) 2015. Menurut Yoyok, festival film ini bukan hanya sebagai lomba biasa, namun sebagai gerakan sosial melawan korupsi yang sudah masif di negeri ini.

ACFFest ini merupakan kegiatan rutin KPK untuk mengajak masyarakat terlibat aktif dalam gerakan anti-korupsi. KPK menyadari agar anak muda dan masyarakat umum tertarik dalam kampanye anti-korupsi, kampanye tersebut harus dikemas dalam budaya pop. Apalagi, korupsi di Indonesia juga sudah tak bisa lagi dilawan dengan cara yang biasa. Anak muda harus dilibatkan dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Sejarah bangsa ini merupakan sejarah anak muda. Kita lihat anak muda selalu berperan besar dalam pembentukan bangsa, mulai dari Sumpah Pemuda sampai Reformasi 1998. Anak muda selalu membawa perubahan besar,” tukas Yoyok.

ACFFest 2015 kali ini mengkompetisikan sejumlah kategori, antara lain film fiksi, dokumenter, video jurnalisme warga, iklan layanan masyarakat, dan animasi. Selain kompetisi film, digelar juga kompetisi ide cerita film dari kategori yang ada.

back to top